Pemimpin Gagal Paham Izzah Islam akan Ditinggalkan

0
27

Jakarta, Seruji.com– Ust Bachtiar Natsir (UBN) mengingatkan, para pemimpin — termasuk pemimpin beragama Islam, yang gagal paham atas izzah Islam yang tengah tumbuh akan ditinggalkan pengikutnya.

“Bagi pemimpin yang mencoba mencari keuntungan dari orang kafir dengan meninggalkan kepentingan umat, Allah akan menghinakan orang itu,” ujarnya dalam  Pengajian Politik Islam (PPI) yang diadakan Youth Islamic Study Club (YISC) Al Azhar bekerjasama dengan Gerakan Nasional Pembela Fatwa- Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). Acara yang dirangkai dalam momen Subuh Berjamaah dan Tabligh Akbar tersebut diadakan Ahad (15/1) ini, di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Izzah Islam, lanjut  UBN, merupakan salah satu dari tiga modal besar umat Islam yang sudah Allah turunkan kepada Indonesia pasca Aksi Damai 212.  Pasca aksi yang dipicu pembelaan atas penistaan  Q.S Al Maidah 51 tersebut,  menurutnya, isu yg berkembang adalah  pelecehan atas konten Lam Yalid walam Yuulad  yang terkandung dalam QS. Al Ikhlas. Mulai dari kasus “Topi Santa”, penistaan pada ulama dan sebagainya.

 Modal kedua, lanjut UBN, adalah turunnya hidayah Allah yang saat ini sedang mempersaudarakan umat Islam dengan kesadaran untk menyingkirkan perbedaan-perbedaan persepsi dan khilafiyyah yang selama ini menjauhkan antar umat. Dan terakhir adakah Gerakan Subuh Berjamaah yang sudah menyebar ke seluruh pelosok tanah air dengan peserta yang rata-rata sudah melebihi jamaah Shalat Jum’at, bahkan menyamaai jamaah shalat Idul Fitri.  
Selain menampilkan pembicara dari berbagai tokoh Muslim,  Subuh Berjamaah tersebut juga  diwarnai baiat kepada para jamaah oleh Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khathath.
Ribuan jamaah yang meluber hingga ke jalanan di dalam kompleks masjid diminta untuk konsisten membela umat, berjuang memenangkan Gubernur Muslim di Jakarta dan mengikuti komando perjuangan yang diminta oleh  pimpinan Muslim.  
Menguatkan baiat itu, Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Tengku Zulkarnaen menegaskan pentingnya memilih pemimpin Muslim.
“Perintah puasa Ramadhan hanya ada satu dalam Al Qur’an, tapi perintah memilih pemimpin muslim ada lebih 30 ayat dalam al Qur’an,” tutupnya. (Rur/DeRas)
BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Meski Tertunda Karena Hujan, Akhirnya Tenda Bantuan Untuk Rohingya Dapat Didirikan

BANGLADESH – Akhirnya tenda bantuan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya sudah berdiri. meskipun sebelumnya sempat tertunda akibat hujan deras pada hari Kamis (21/9), di...

Oktober, Jadi Tidaknya Demokrat Usung Khofifah Ditentukan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peluang Mensos Khofifah Indar Parawansa untuk mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat pada Pilgub Jatim 2018 mendatang terbuka lebar. Pasalnya, menurut rencana...

Pengamat: Emil-Daniel Perpaduan Yang Saling Melengkapi

JAKARTA- Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, mengatakan bila Partai Golkar memutuskan mendukung pasangan Ridwan Kamil (Emil)-Daniel Mutaqien pada...

Uber Terancam Dilarang Beroperasi di London

LONDON - Perusahaan operator transportasi online Uber terancam tidak dapat beroperasi di London setelah perpanjangan lisensi operasinya ditolak oleh otoritas transportasi London, Transport for...

Rotasi Pejabat, Soekarwo Promosikan Adik La Nyalla Mattalitti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo merotasi sejumlah nama menduduki jabatan baru di Pemprov Jatim. Tak terkecuali adik kandung La Nyalla Mattalitti, yakni...

Polisi Mimika Sita Ribuan Sachet Obat Batuk

TIMIKA - Kepolisian Sektor Mimika Baru, Polres Mimika, Papua, menyita 40 karton berisi 59.610 sachet obat batuk jenis komix yang dijual bebas tanpa izin...