Anies Tutup Alexis, Fahira: Tegas itu Sikap dan Tindakan, Bukan Bentak-Bentak

0
163
Hotel Alexis, Jakarta.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak memperpanjang izin usaha Hotel Alexis yang memang sudah sejak lama menjadi sorotan dan meresahkan warga Jakarta.

Dengan tidak diperpanjangnya izin usaha yang diajukan PT Grand Ancol Hotel (pengelola Alexis) ini, maka otomatis, Alexis dilarang untuk membuka dan melakukan kegiatan apapun.

“Dari sini (penutupan Alexis) kita belajar bahwa tegas itu soal sikap dan tindakan bukan bentak-bentak. Anies-Sandi menjadi harapan baru warga Jakarta bahwa masih ada pemimpin yang teguh memegang dan melaksanakan janji-janji saat kampanye. Setelah hanya dijadikan wacana oleh gubernur sebelumnya, tanpa gembar-gembor apalagi buat kegaduhan, akhirnya kegiatan di hotel ini berhenti,” ujar Senator Jakarta Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (31/10).

Fahira mengungkapkan, dirinya tidak menyangka janji menutup Alexis bisa direalisasikan secepat ini. Karena walau sudah menjadi rahasia umum diduga kuat ada praktik yang melanggar hukum di hotel ini, tetapi dari gubernur ke gubernur, termasuk saat DKI Jakarta dipimpin Ahok, Alexis tetap gagah berdiri.

“Ini (Keputusan Anies-Sandi menutup Hotel Alexis) akan menjadi catatan sejarah bagi Jakarta dan menjadi peringatan bagi pengusaha hiburan malam lain agar jangan coba-coba menjadikan lokasi usahanya menjadi tempat prositusi dan peredaran narkoba. Jika masih bandel, tiada ampun. Bukan hanya izin usaha Anda akan dicabut tetapi Anda juga bisa diproses pidana. Silahkan berbisnis di Jakarta, tapi patuhi semua aturan,” tegas Wakil Ketua Komite III DPD ini.

Fahira juga meminta Anies-Sandi mengabaikan pihak-pihak yang mengatakan bahwa penutupan Alexis akan mengurangi pendapatan daerah dari bidang kepariwisataan dan meminta penutupan Alexis ditinjau ulang.

“Tidak ada dampak yang berarti bagi PAD Jakarta dengan ditutupnya Alexis. Bahkan jika ada puluhan hotel seperti Alexis yang ditutup juga tidak akan ada dampak apa-apa bagi pemasukan DKI Jakarta karena memang yang mereka berikan tidak signifikan. Bagi pengusaha tempat hiburan malam lain, tidak perlu cemas. Selama Anda tidak melanggar hukum dan tidak menjadikan usaha Anda menjadi tempat prostitusi atau peredaran narkoba, usaha Anda akan aman,” pungkas Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) ini. (ARiF R)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Prancis juara piala dunia 2018

Prancis Juara Piala Dunia 2018, Setelah Tundukkan Kroasia 4-2

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis menang 4-2 atas Kroasia pada final Piala Dunia di Stadion Luzhniki Moskow pada Ahad (15/7), untuk membuat mereka mengangkat trofi...

Final Piala Dunia 2018, Prancis Unggul 2-1 Atas Kroasia di Babak Pertama

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Prancis memimpin 2-1 atas Kroasia pada babak pertama final Piala Dunia, setelah tersaji 45 menit pertama yang berlangsung menarik di Stadion Luzhniki,...

Ribuan Warga Kota Langsa Nobar Final Piala Dunia

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Ribuan Warga Kota Langsa Nonton Bareng (Nobar) final piala dunia yang digelar oleh Pemerintah Kota Langsa di Lapangan Merdeka Kota...

Pencuri Spesialis Angkutan Daring Berhasil Ditangkap Polisi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resort Kuantan Singingi, Provinsi Riau berhasil menangkap buronan bandit pencurian disertai kekerasan spesialis angkutan daring yang beraksi di jalan lintas...
mahkamah konstitusi

Terdapat 67 Permohonan Sengketa Pilkada Yang Diterima MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) mencatat sebanyak 67 permohonan Penyelesaian Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 telah terdaftar pada Ahad (15/7) malam,...