Terdapat Tiga TPS di Kabupaten Kupang Yang Siap Laksanakan PSU

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur telah siap menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tiga kecamatan di kabupaten yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste ini, Sabtu (27/4).

“Kami sudah siap mengelar PSU di tiga TPS yang telah direkomendasikan untuk melakukan pemungutan suara ulang (PSU),” kata Ketua KPU Kabupaten Kupang, Eliaser Lomi Rihi di Kupang, Jumat (26/4).

Ia mengatakan, semua logistik pemilu seperti surat suara presiden, DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi NTT serta DPRD Kabupaten Kupang sudah diterima KPU Kabupaten Kupang.

“KPU akan mengirim kebutuhan logistik pemilu untuk tiga TPS yang akan digunakan dalam pemungutan suara ulang pada Sabtu (27/4). Proses penyortiran sudah dilakukan petugas KPU,” kata Eliaser Lomi Rihi.

Tiga TPS yang melakukan pemungutan suara ulang yaitu TPS 03, Kelurahan Sulamu, Kecamatan Sulamu, TPS 8, Camplong II, Kecamatan Fatuleu serta TPS 3, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah.

Pemungutan suara ulang dilakukan di TPS 03 Kelurahan Sulamu karena ditemukan adanya anak di bawah umur yang ikut mencoblos dengan menggunakan formulir C6.

Sedangkan pemungutan suara ulang yang berlangsung di TPS 8, Camolong II, Kecamatan Fatuleu karena dua warga Kota Kupang mencoblos tanpa mengantongi formulir A5.

Hal yang sama terjadi di TPS 3 Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah terdapat empat pemilih asal Surabaya dan Jakarta ikut memilih hanya menggunakan KTP elektronik.

Eliaser mengatakan jumlah pemilih yang mengikuti pemungutan suara ulang berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) pada tiga TPS berjumlah 717 orang pemilih terdiri dari TPS 08 Kelurahan Sulamu 264 orang pemilih, TPS 8, Camplong, Kecamatan Fatuleu 226 orang pemilih sedangkan di TPS 3 Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang tengah terdapat 278 orang.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.
close