“Untuk saat ini, tim pemadaman masih siaga di lokasi kebakaran untuk monitor perkembangan api yang masih belum padam guna mengantisipasi api tidak menuju ke pemukiman warga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai TNGR Agus Budi Santosa, mengatakan api diperkirakan bermula dari pembakaran lahan kebun yang tidak terkendali. Pelaku pembakaran pelaku masih dalam proses penyelidikan polisi.
Pihaknya saat ini masih siaga di sekitar lokasi kebakaran untuk mencegah api yang masih belum berhasil dipadamkan tidak menjalar ke pemukiman penduduk.
“Ada 27 anggota tim gabungan yang masih siaga, termasuk TNI, polisi, Masyarakat Peduli Api, dan masyarakat lainnya di Kecamatan Sembalun,” katanya.
