PEKANBARU, SERUJI.CO.ID –Â Presiden Jokowi dijadwalkan menerima gelar Datuk Sri Setia Amanah Negara yang merupakan gelar adat tertinggi dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Kota Pekanbaru, Sabtu (15/12).
“Besok pagi akan dilaksanakan gelar adat penabalan gelar kehormatan adat kepada Yang Mulia Presiden Republik Indonesia, Tuan Ir Haji Joko Widodo,” kata Ketua LAM Riau Syahril Abu Bakar di Pekanbaru, Jumat (14/12).
Ia mengatakan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Negara bermakna pemimpin puncak yang bercahaya cemerlang, taat setia secara penuh dalam menunaikan amanah negara yang dibebankan kepadanya.
“Yang bak pohon besar melindungi dan mengayomi, sedangkan yang bak padi dan kapas menyejahterakan,” kata Syahril.
Pada hari ini dilakukan persiapan matang berupa gladi bersih hingga sistem pengamanan dari kepolisian dan TNI di Gedung LAM Riau, Jalan Diponegoro Kota Pekanbaru.
Baca juga:Â Dinilai Kebijakannya Bermanfaat, LAM Riau Akan Beri Gelar Adat Kepada Jokowi
“Kedatangan Presiden akan disambut dengan silat sambut dan beras kunyit disertai iringan kompang sebagai tanda menghormati tamu,” kata Pimpinan Panitia Penyambutan dan Penganugerahan Gelar Adat kepada Presiden, Datuk Marjohan.
Sesuai jadwal agenda, ia menerangkan, Presiden beserta Ibu Negara Iriana Jokowi akan mengikuti serangkaian prosesi pemberian adat sekitar pukul 09.00 WIB.
Penyambutan kedatangan Presiden akan dilakukan di depan Balai Adat, kemudian menuju Balai Tenas Efendi. Dalam penyambutan tersebut akan diiringi dengan tembang shalawat dan tabuhan musik rebana.
Ia mengatakan penabalan gelar adat dari pembilang dilakukan dengan nuansa kental budaya Melayu.
“Proses penabalaan diawali dengan pembacaan SK (Surat Keputusan) penganugeran gelar adat oleh Ketua LAM,” tuturnya.
Nantinya, dalam prosesi penabalan dilakukan pembacaan warkah dan pemasangan tanjak.
“Beliau akan menerima pemasangan tanjak dan selempang serta keris diiringi musik,” ujarnya.
Selanjutnya Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi menuju pentas dan duduk di singgasana bak pasangan pengantin dan ditepuk tepung tawar.
“Ada sembilan orang nanti dari kesultanan hingga tokoh adat yang akan menepuk tepung tawari Presiden Jokowi Datuk Seri Setia Amanah Negara. Kemudian pada akhir acara akan ditutup doa dan makan beradat,” katanya.
Presiden Jokowi diagendakan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau pada 14-15 Desember 2018.
Agenda pertama Presiden adalah menerima gelar adat tertinggi dari LAM Riau yang dilanjutkan dengan pembagian sertifikat tanah di Rumah Dinas Gubernur Riau.
Presiden juga dijadwalkan menghadiri pergelaran budaya tarian adat di GOR Remaja Kota Pekanbaru serta silaturahim dengan pimpinan pondok pesantren Al-Kautsar. (Ant/SU05)
