Janji Hapus Pajak Sepeda Motor Jika Menang Pemilu, Ini Alasan PKS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Jika menang Pemilu 2019, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjanji memperjuangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu (TPP) PKS Almuzzammil Yusuf dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/11).

Yang jadi dasar dari janji tersebut, kata Almuzzammil, karena sebagian besar sepeda motor dimiliki oleh masyarakat ekonomi lemah yang akan diuntungkan dari kebijakan tersbeut.

“Mereka adalah orang-orang yang sedang beranjak dari kelas bawah menuju kelas menengah. Jadi penghapusan pajak sepeda motor ini akan mengurangi beban pemilik 105 juta sepeda motor ini,” jelasnya.

Baca juga: Ingin Turunkan Beban Rakyat, PKS Janji Hapus Pajak Sepeda Motor Jika Menang Pemilu

Ia menekankan kebijakan penghapusan pajak roda dua ini adalah bentuk insentif kepada para pengguna kendaraan bermotor.

“Ketika pengguna roda empat, mobil dan lain-lain mendapat fasilitas jalan tol dengan dana BUMN dan APBN puluhan triliun pertahun, menurutnya wajar jika pengguna motor atau roda dua mendapat insentif fiskal dengan penghapusan pajak tahunan,” tuturnya.

Alasan kedua, lanjutnya, penghapusan pajak akan mengurangi kerepotan, kerumitan dan waktu produktif yang hilang karena harus mengurus surat-surat yang seharusnya dapat digunakan untuk bekerja.

“Alasan ketiga, karena sepeda motor juga termasuk alat produksi masyarakat baik pedesaan dan perkotaan,” katanya.

Baca juga: Kembali Pertemuan Gerindra-PKS Bahas Tim Seleksi Cawagub DKI Gagal Dilaksanakan

Di pedesaan, katanya, sepeda motor digunakan sebagai sarana produksi untuk mengangkut hasil-hasil pertanian. Sementara di perkotaan sepeda motor juga digunakan sebagai sarana produksi, untuk pergi ke tempat kerja, untuk mengangkut barang dagangan dan termasuk ojek online yang berjumlah jutaan pengemudi.

“Jadi sepeda motor sekarang telah berubah sebagai sarana produksi juga,” jelasnya.

Alasan keempat, penghapusan pajak diyakini PKS tidak akan menganggu secara signifikan keuangan APBD provinsi.

“Seperti kita ketahui bahwa pajak sepeda motor selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan pemerintah provinsi, namun demikian data beberapa provinsi menunjukan bahwa porsi dari pendapatan pajak sepeda motor itu sekitar 7-8 persen dari total APBD,” katanya.

Baca juga: Ingatkan Janji Prabowo, Sohibul Iman Yakin Kursi Wagub DKI Untuk PKS

Sementara itu terkait alasan pemberlakuan SIM seumur hidup, dia menjelaskan karena perbaruan SIM setiap lima tahun sekali merepotkan.

Ia mencontohkan bahwa KTP yang dahulu harus lima tahun sekali diperbarui dan sekarang diberlakukan seumur hidup, berefek positif pada penghematan waktu produktif masyarakat.

Selain itu masyarakat juga diringankan dari sisi biaya pembuatan SIM yang cukup satu kali saja.

“Di beberapa negara, telah diberlakukan SIM seumur hidup,” pungkasnya. (ARif R)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER