GARUT, SERUJI.CO.ID – Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab atau dikenal dengan Habib Rizieq Shihab berceramah tentang persatuan dan kesatuan umat Islam saat acara Tablig Akbar “Garut Bumi Persatuan Muslim” di Lapangan Kerkof, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (11/11).
Ceramah Habib Rizieq tersebut berbeda dengan para ulama lain yang mendapatkan kesempatan langsung menyampaikan dakwah di atas panggung yang dihadiri ribuan muslim dari berbagai daerah. Habib Rizieq hadir hanya suaranya saja yang dihubungi langsung melalui telepon seluler menantunya, Alatas yang hadir dalam acara tabligh akbar tersebut.
Sekretaris Panitia Tablig Akbar, Ivan membenarkan adanya suara langsung yang dihubungi oleh menantu Habib Rizieq, kemudian melalui sambungan telepon seluler diperdengarkan secara seksama di tengah-tengah acara tersebut.
“Ya benar, itu suara Habib Rizieq yang menelepon langsung dari Mekkah,” kata Ivan.
Ia menyampaikan, komunikasi melalui telepon seluler itu berlangsung kurang lebih 25 menit diakhir pelaksanaan tabligh akbar.
Pesan yang disampaikan Habib Rizieq, kata dia, intinya tentang persatuan umat, seluruh muslim harus bersatu jangan sampai terpecah belah.
“Secara garis besar, Habib Rizieq memberikan amanat soal persatuan umat terutama dari beberapa kejadian di Garut,” katanya.
Sementara itu, suara Habib Rizieq yang terdengar sayup-sayup diawali dengan menyapa para jamaah yang hadir dalam tabligh akbar.
Habib Rizieq dalam pesan dakwah yang disampaikannya tentang keharusan memahami Al-Quran dan menyampaikan agar meninggal dunia dalam kondisi sebagai Islam.
“Takwa itu kunci kebahagian,” kata Habib Rizieq yang sesekali mengajak jamaah untuk mengucap takbir.
Tabligh akbar tesebut mendapatkan pengamanan yang ketat dari kepolisian dan TNI yang berjaga-jaga di sekitar lapangan, bahkan di beberapa ruas jalan kota Garut. (Ant/SU02)
