PADANG, SERUJI.CO.ID – Penasehat Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) Akbar Tanjung mengajak warga HMI untuk melanjutkan perjuangan dan nilai-nilai yang diajarkan oleh Lafran Pane.
“Lafran Pane merupakan tokoh pendiri HMI yang akan diberikan gelar pahlawan nasional oleh Presiden Jokowi pada Kamis (9/11),” kata Akbar dalam pembukaan Musyawarah Daerah KAHMI Sumbar di Padang, Ahad (5/11).
Menurutnya setiap anggota HMI harus memiliki semangat dan motivasi untuk mencintai bangsa ini, dimulai dari mencintai empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Semangat keindonesiaan dan keislaman ini harus dijaga erat oleh setiap warga HMI di dalam sendi kehidupan di mana saja berada. “Sehingga cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dalam ridha Allah dapat terealisasi di negara ini,” katanya.
Penobatan Lafran Pane sebagai pahlawan nasional merupakan suatu kebanggaan bagi warga HMI yang tersebar di seluruh belahan dunia.
Pemberian gelar tersebut merupakan hal yang pantas diterima oleh Lafran Pane karena sesuai dengan kiprah dan perjuangannya selama ini. Mulai dari pergerakan pemuda pada zaman kemerdekaan hingga mendirikan organisasi ini.
“Saat masih menjadi pemuda, Lafran ikut terlibat dalam penculikan Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok bersama pemuda lainnya untuk mempersiapkan proklamasi,” jelasnya.
