JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Rapat Koordinasi Zakat Nasional yang sedianya akan ditutup Jumat (6/10) pagi, dipercepat menjadi Kamis (5/10) malam. Rakornas sempat diprediksi berjalan alot, namun dalam sidang yang dihadiri 600 peserta itu akhirnya berjalan lancar.
Anggota BAZNAS, Mundzir Suparta, usai memimpin sidang pleno terakhir secara simbolis menyerahkan draf resolusi kepada Ketua BAZNAS Bambang Sudibyo dan perwakilan BAZNAS Provinsi Papua, Pemerintah Aceh dan salah satu perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
Resolusi antara lain berisi dorongan agar Kementerian Keuangan mengeluarkan kebijakan menjadikan zakat sebagai instrumen pengurang pajak.
“Alhamdulillah rakornas bisa dibuka oleh Wapres RI Pak Jusuf Kalla dan dihadiri Menteri Agama Pak Lukman Hakim Saifuddin,” kata Bambang dalam pidato penutupan Rakornas 2017, di Jakarta, Kamis (6/10) malam.
Bambang juga mengapresiasi dana bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya dari BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota yang terkumpul Rp 1,5 miliar. Kemudian Rp 2 miliar dari BAZNAS pusat sehingga total bantuan mencapai Rp 3,5 miliar.
“Donasi ini akan disalurkan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk para pengungsi Rohingya di Myanmar dan perbatasan Bangladesh. Mereka akan berangkat dalam waktu dekat,” ucap mantan Menteri Keuangan ini.
