Agar Optimal, Perkembangan Anak Butuh Dirangsang

Menyambut kelahiran bayi adalah hal yang menggembirakan bagi orang tua dan segenap keluarga. Namun bagi orang tua tidak cukup hanya sampai rasa gembira sebab tanggung jawab perawatan sudah menunggu dibelakang. Perawatan anak meliputi berbagai aspek baik itu tumbuh kembang secara fisik maupun aspek spiritual.

Perkembangan anak secara sederhana didefinisikan sebagai proses yang menunjukkan bertambahnya ketrampilan dalam pola yang beraturan yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial, emosional dan bahasa. Agar perkembangan bisa berjalan optimal penting bagi orang tua untuk merangsangnya.

1. Merangsang perkembangan anak usia 0-3 bulan

Sejak anak lahir usahakan orang tua untuk sering memeluk, mengelus, menimang bayi dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. Ajak ngobrol anak meskipun dia belum bisa bicara, seringlah tersenyum pada bayi anda. Rangsang pendengaran dengan suara-suara yang baik-baik misal bacaan quran. Rangsang penglihatan dengan menggantung benda di dekat bayi dengan warna yang mencolok dan bergerak-gerak.

Pada umur 1 bulan idealnya bayi sudah memiliki kemampuan: menatap ke arah orang lain yang menatapnya, mengeluaarkan suara o…o…o…, bisa tersenyum dan bisa menggerakkan tangan dan kaki.

Pada umur 3 bulan idealnya bayi sudah memiliki kemampuan: mengangkat kepala tegak ketiga tengkurap, menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan, membalas tersenyum ketika diajak bicara/tersenyum, bisa tertawa, mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh.

2. Merangsang perkembangan anak usia 3-6 bulan

Pada usia ini rangsang perkembanagan bayi dengan sering tengkurapkan bayi, gerakkan benda yang berwarna mencolok ke kiri dan ke kanan di depan matanya, perdengarkan berbagai bunyi-bunyian yang baik-baik (bukan bunyi teriakan), berikan mainan yang berukuran cukup besar dan berwarna-warni, sebab kalau ukurannya terlalu kecil bisa berpotensi tertelan bayi, tetap awasi selama bayi sedang bermain.

Pada umur 6 bulan idealnya bayi sudah memiliki kemampuan: berbalik telungkup dan telentang, mempertahankan posisi kepala tetap tegak, meraih benda yang ada di dekatnya, menirukan bunyi, menggenggam mainan, tersenyum ketika melihat sesuatu yang menarik.

Apabila pada umur-umur tersebut bayi belum memiliki kemampuan sesuai dengan standar bawalah ke tenaga kesehatan untuk diperiksa penyebabnya apakah ada kelainan pada bayi anda ataukah lambatnya perkembangan hanya hanya disebabkan karena bayi Anda kurang dirangsang/distimulasi.

Cara merangsang perkembangan anak pada usia diatas 6 bulan akan dibahas pada artikel selanjutnya.

BERSAMBUNG

 

PENULIS: dr. Endang Sulistiyowati
EDITOR: Iwan Y

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER