KYIV, SERUJI.CO.ID – Di tengah desingan perang yang tak kunjung padam di langit Ukraina, sebuah solusi asimetris lahir dari bengkel-bengkel rahasia di negeri yang sedang terkepung: drone interseptor berbiaya ultra-rendah yang kini menarik perhatian dunia.
Perusahaan manufaktur drone Ukraina, SkyFall, mengklaim sistem interseptor terbarunya — P1-SUN — telah menjatuhkan lebih dari 1.500 drone kamikaze Shahed-136 buatan Iran hanya dalam empat bulan operasi tempur.
Kini, Amerika Serikat dan Qatar disebut tengah dalam pembicaraan serius untuk membelinya, sementara konflik Iran vs AS-Israel di Teluk Persia menjadikan teknologi ini semakin relevan secara strategis.
Laporan Reuters tertanggal 7 Maret 2026 mengonfirmasi bahwa produsen drone interseptor Ukraina menyatakan kapasitas produksi mereka telah melampaui kemampuan militer Ukraina untuk menyerapnya, membuka peluang ekspor dalam skala besar.
Representatif SkyFall yang dikenal dengan nama sandi Ares — tampil dengan balaklava menutupi wajahnya demi keamanan operasional — menyebut bahwa kapasitas produksi perusahaan telah mencapai puluhan ribu unit per bulan, dengan kemampuan ekspor 5.000–10.000 unit tanpa mengorbankan kebutuhan pertahanan Ukraina sendiri.
⚔️ Mengenal P1-SUN: Drone Interseptor Lahir dari Tuntutan Medan Tempur
P1-SUN bukanlah produk laboratorium yang dikembangkan dalam kondisi steril. Sistem ini lahir dari kebutuhan brutal di garis depan, dirancang secara langsung berdasarkan masukan operator militer Ukraina yang telah berhadapan dengan gelombang demi gelombang serangan drone musuh sejak invasi skala penuh Rusia dimulai Februari 2022.
SkyFall — yang sebelumnya dikenal sebagai produsen drone FPV Shrike yang digunakan luas oleh militer Ukraina — mengembangkan P1-SUN sebagai platform intersepsi khusus yang dioptimalkan untuk menghancurkan drone Shahed di udara sebelum mencapai targetnya.

Dari sisi konstruksi, P1-SUN menggunakan rangka modular berbasis teknologi cetak 3D (3D-printed modular airframe), pendekatan revolusioner yang menekan kompleksitas manufaktur sekaligus memungkinkan produksi massal dengan cepat.
Sekitar 85% komponen P1-SUN bersumber dari dalam negeri Ukraina, mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan asing — termasuk komponen China — yang menjadi nilai jual tersendiri bagi negara-negara mitra Barat yang mengutamakan keamanan rantai pasok.
| Spesifikasi | SkyFall P1-SUN (Interseptor) | Shahed-136 / Geran-2 (Target) |
|---|---|---|
| Fungsi | Drone interseptor udara-ke-udara (counter-UAV) | Drone serang satu arah (loitering munition / kamikaze) |
| Kecepatan Maks. | 450 km/jam | 185 km/jam |
| Ketinggian Operasi | Hingga 5.000 meter | Rendah (di bawah radar konvensional) |
| Konstruksi | Modular 3D-printed, 85% komponen lokal Ukraina | Delta-wing, mesin piston Mado MD-550, komponen campuran Iran/Rusia |
| Harga Satuan | ~$1.000 (untuk militer Ukraina) | $20.000–$50.000 (estimasi) |
| Produksi/Bulan | Puluhan ribu unit | Ribuan unit (produksi Rusia/Iran) |
| Jangkauan | Operasi taktis jarak dekat-menengah | Hingga 2.500 km |
| Muatan | Hulu ledak intersepsi kinetik | Hulu ledak HE ~50 kg |
