Serap Aspirasi Masyarakat, Gerindra Pertimbangkan Usung Gatot-Anies

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Hingga hari ini, baru Jokowi yang memastikan kembali maju di Pilpres 2019 dan telah mendapatkan dukungan koalisi lebih dari 20 persen kursi DPR RI sesuai yang dipersyaratkan UU Pemilu. Prabowo Subianto yang disebut-sebut kembali akan diusung Gerindra, hingga saat ini juga belum dideklarasikan.

Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond Junaidi Mahesa, mengakui bahwa Prabowo hingga saat ini masih mempertimbangkan suara masyarakat terkait Capres-Cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2019. Dan Gerindra masih membuka opsi untuk mengusung calon lain selain Prabowo. Termasuk, opsi mengusung Gatot Nurmantyo-Anies Baswedan.

“Yang lainnya, tergantung perkembangan. Hari ini (nama) yang muncul Pak Gatot, dan ada Anies Baswedan,” ungkap Desmond di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4).

Menurut Desmond, siapapun yang akan dicalonkan tidak jadi persoalan, termasuk jika akhirnya Prabowo tidak maju sebagai Capres. “Maju sendiri atau orang lain, yang penting bisa mengalahkan Jokowi,” ujarnya.

Terkait isu yang beredar bahwa Prabowo kesulitan logistik untuk kembali maju di Pipres 2019, Desmond dengan tegas membantahnya.

“(Prabowo) masih mempertimbangkan peta politik saat ini. Itu yang (sebenranya) terjadi. Walaupun kader berharap beliau maju,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Partai Gerindra berencana mendeklarasikan Capres-Cawapres yang akan mereka usung pada 11 April mendatang. Dan Prabowo dipastikan akan kembali maju untuk memperebutkan kursi RI1.

Baca juga: Gerindra Deklarasikan Capres Prabowo 11 April

“Kami menjadwalkan tanggal 11 April ini. Mudah-mudahan tidak meleset,” kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani di Jakarta, Selasa (27/3).

Namun, ia belum menyebutkan, di mana tepatnya lokasi penyelenggaraan deklarasi Prabowo Subianto sebagai calon presiden itu.

Ketika ditanya soal calon wakil presiden, Muzani mengatakan, Partai Gerindra masih menyeleksi sejumlah bakal calon wakil presiden sebagai pendamping Prabowo. (ARif R/Hrn)

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.