Megawati dan Mahfud MD Digaji Ratusan Juta di Dewan Pengarah BPIP

4
1001
  • 329
    Shares
Megawati Soekarno Putri
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya Bagi Pemimpin, Pejabat, dan Pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Perpres ditandatangani Presiden pada tanggal 23 Mei 2018.

Dalam Perpres tersebut dicantumkan gaji bagi Dewan Pengarah BPIP yang nilainya ratusan juta setiap bulan bagi masing-masing Ketua dan anggota Dewan Pengarah.

“Besaran hak keuangan Ketua dan Anggota Dewan Pengarah, Kepala, Wakil Kepala, Deputi, dan Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sebagaimana dimaksud dalam Pasal I tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Presiden ini,” bunyi pasal 2 Perpres tersebut.

Loading...

Di dalam lampiran Pepres tersebut tercantum gaji yang akan diterima Ketua Dewa Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri sebesar Rp112.548.000 perbulan.

Sementara anggota Dewan Pengarah BPIP yang terdiri dari Mahfud MD, Try Sutrisno, Ahmad Syafii Ma’arif, Said Aqil Siradj, Ma’ruf Amin, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe dan Wisnu Bawa Tenaya akan mendapat gaji sebesar Rp100.811.000 perbulan.

Selain untuk Dewan Pengarah BPIP, dalam Perpres tersebut juga dicantumkan jumlah gaji yang diterima Kepala BPIP Yudi Latif yang mencapai Rp76.500.000 perbulan.

Berikut nilai gaji perbulan yang akan diterima sesuai Perpres 42/2018;

Ketua Dewan Pengarah Rp112.548.000
Anggota Dewan Pengarah Rp 100.81 1.000,00
Kepala BPIP Rp76.500.000
Wakil Kepala Rp63.750.000
Deputi Rp51.000.000
Staf Khusus Rp36.500.000

Pengarah Rp76.500.000
Kepala Rp66.300.000
Deputi RpS1.000.000
Tenaga Ahli Utama Rp36.500.000
Tenaga Ahli Madya Rp32.500.000
Tenaga Ahli Muda Rp19.500.000

Lampiran 1 Perpres 42/2018

(ARif R/Hrn)

4 KOMENTAR

  1. Sangat bertolak belakang sekali,antara pendapatan rakyat biasa dngn pejabat. Gaji besar sblm ada efek positif dari institusi yg diciptakan. Memang orang yg ditunjuk tdk minta gaji, pertanyaannya, apa mau orang ditunjuk tdk digaji?. Benar pemerintahan kerja kerja dan kerja mengangkat banyak pembantu itulah disamping kerja kerja yg lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU