Jokowi: Agama dan Politik Harus Dipisah

112
8009
Zakat ASN 2,5%
Presiden Jokowi.

SIBOLGA – Presiden Jokowi meminta agar persoalan agama dan politik dipisahkan, agar tidak terjadi gesekan antar umat beragama. Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam peresmian Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara di Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (24/3).

“Memang gesekan kecil-kecil kita ini karena Pilkada. Benar nggak. karena pilgub, pilihan bupati, pilihan wali kota, inilah yang harus kita hindarkan,” kata Jokowi, sebagaimana dilansir Antara.

Untuk itu, Presiden meminta tidak mencampuradukan antara politik dan agama. “Di pisah betul, sehingga rakyat tahu mana yang agama, mana yang politik,” katanya.

Jokowi berpesan agar tidak terjadi pertikaian dan gesekan antara suku, apalagi antara agama karena Indonesia memiliki banyak agama, banyak suku dan bahasa lokal yang mencapai 1.100 bahasa.

“Saya hanya ingin titip ini, mumpung pas di Sumatera Utara, ingin mengingatkan semuanya, bahwa bangsa kita terdiri dari macam-macam suku dan agama, bermacam-macam ras,” ungkap Presiden.

Presiden menyebut ada 714 suku, berbeda dengan negara lain yang paling hanya satu, dua, tiga suku saja.

“Suku yang saya ingat, suku Gayo, suku Batak, Suku Sasak, suku Minang, Suku Dayak, suku Jawa, Suku Sunda, Suku Betawi, yang paling ujung timur suku Asmat, suku Bugis, dan yang lain-lainnya,” sebut Jokowi.

Presiden meminta para pemuka agama untuk mengingatkan umatnya tentang keragaman ini harus dirawat agar tidak menimbulkan perpecahan. “Saya titip pada kita semuanya,” harapnya.

“Para ulama agar disebarkan, diingatkan, dipahamkan pada kita semua, bahwa kita ini memang beragam, anugrah yang diberikan Allah bahwa kita beragam,” katanya.

Presiden mengatakan jika perbedaan bisa dirawat, bisa dipersatukan akan dapat menjadi kekuatan besar.

“Ini ada sebuah kekuatan besar, sebuah potensi besar, tetapi kalau kita tidak bisa menjaga dan merawat ada gesekan, ada pertikaian, itulah yang harusnya yang awal-awalnya kita ingatkan,” ingat Jokowi.

EDITOR: Iwan S

loading...

112 KOMENTAR

  1. 1. Sila pertama Pancasila yg notabene aturan primer bernegara / berbangsa adalah Ketuhanan YME = Pengakuan thd Agama dlm kehidupan bernegara / politik…!

    2. Politik tak semata tentang tetekbengek kekuasaan, tapi jg bgmana menyelenggarakan negara secara beradab / berkemanusiaan ; dan bgmana menyelesaikan permasalahan negara secara adil dan bermoral.

    3. Kalau agama di”jauhkan” dengan politik sama artinya menghilangkan rel ketuhanan & moral dalam bernegara, dan menjadikan rakyatnya brhadapan satu sama lain tanpa nilai agama, bgitu juga rakyat dgn negara / pemerintah.

    4. Justru agama bila dijalankan sungguh2, bisa menjadi rambu-rambu bagi pemerintah & rakyat dlm penyelenggaraan negara…seperti negeri madani pimpinan Rasulullah SAW dulu. Tidak ada kelompok masyarakat atau agama apapun yg ditindas / dikucilkan.

    5. Pemisahan agama dari politik, kontraproduktif dgn sila-1 Pancasila…jgn krn apriori dgn tegasnya aturan ‘agama tertentu’, lalu latah menjadikan negeri ini menjadi sekuler…!

  2. AGAMA ISLAM ITU BUKAN POLITIK TETAPI POLITIK ITU BAGIAN DARI AGAMA ISLAM TAPI POLITIK DI SINI BUKAN POLITIK YANG ADA DI NEGARA InI KARNA POLITIK NEGARA INI BAROMETERNYA BUKAN LAGI UNTUK KEMASLAHATAN MASYARAKAT TAPI KEMASLAHATAN SYAHWAT

  3. Politik itu apa sih ?
    Cara berfikir ,cara memahami , cara bersikap atau cara bertindak ?
    Untuk kami yang islam ,apapun caranya harus membawa agama kami .
    Dirumah , diluar rumah . . harus & harus beraktifitas dengan mengikutkan agama kami.
    Wassalam ,

  4. Yg koment…lu bhas pancasila pulak…
    Pancasila asas dasar negara..
    Sementara yg di bahas politik. bhwa agama isinya jgn di gabungkn dgn politik…krna bagi dia dampaknya ada sisi negative..

  5. yah kalau mau begitu pak, ubah pancasila sila 1, kedua akui ateis jangan cuma 6 agama, ketiga berantas partai berlandaskan agama, keempat ganti sistem negara dengan sekuler atau komunis. jangan cuma ngomong aja. bisanya panik sambil tipu2 beraninya main belakang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Tunjuk Subangkit Latih Tim U-19

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID - Sriwijaya FC menunjuk mantan pelatih tim senior Subangkit untuk mengarsiteki Tim Under-19 musim kompetisi 2018. Direktur Pengembangan Sriwijaya FC Bambang Supriyanto di Palembang,...

Arus Balik di Bandara Sultan Mahmud Badarudin Melonjak

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID - Pengguna jasa angkutan udara di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, Sumatera Selatan pada arus balik tiga hari setelah Hari Raya...
Kecelakaan

Mobil Dinas Bawa 10 Penumpang Masuk Jurang

PARIGI, SERUJI.CO.ID - Salah satu mobil dinas milik Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tengah masuk ke jurang di kilometer 11 ruas Toboli-Tawaeli, Kabupaten Parigi Moutong,...
Orang tenggelam

Pengunjung Dilarang Berenang di Pantai Mukomuko

MUKOMUKO, SERUJI.CO.ID -  Warga yang berkunjung ke objek wisata pantai dan danau di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada libur Idul Fitri 1439 hijriah diimbau tidak...
tenggelam

Dua Wisatawan Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID -  Dua wisatawan yang tengah berlibur di laut selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat di dua lokasi berbeda hilang tenggelam saat sedang berenang bersama...