Menurut dia, setiap jiwa rakyat Indonesia, harus percaya kepada orang tuanya, gurunya, pemimpinnya, kepada wakil rakyatnya di Dewan, kepada kelompok-kelompok masyarakat, kepada sesama rakyat, dan sebagainya.
“Kalau kita percaya satu sama lain, yang dilandasi dengan sikap jujur, adil, dan saling toleransi, maka bangsa Indonesia menjadi yang rukun dan damai,” katanaya.
Zulikfli menegaskan, dengan saling percaya, maka bangsa Indonesia dapat bersatu, bersama-sama membangun bangsa dan negara Indonesia menjadi besar dan maju.
Pada kesempatan tersebut, Zulkili juga mengingatkan, agar bangsa Indonesia berhenti saling menghujat, saling mengecam, dan saling melontarkan ujaran kebencian.
“Kalau dengan bangsa lain, kita bisa menghormati, kenapa dengan bangsa sendiri tidak saling menghormati,” katanya.

Sudah saatnya umat islam bangkit