Wiranto: Pemerintah Akan Hancur Jika Dipertentangkan Dengan Islam

113
Para ulama bersama Menkopolhukam Wiranto. (Foto-foto: Iwan S)

JAKARTA – KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah), Pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang mengingatkan pemerintah bahwa ada pihak-pihak tertentu yang mengembangkan wacana mempertentangkan antara Islam dengan Pancasila.

“Pertentangan ini pernah terjadi di masa lalu. Jika tidak segera dibenahi, maka perbaikan yang diperlukan tidak membutuhkan waktu yang sebentar,” jelas Gus Sholah dalam pertemuan para Ulama dengan Menkopolhukan, Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (21/2).

Menanggapi hal tersebut, Wiranto menegaskan bahwa Islam tidak bisa dipertentangkan dengan siapapun khususnya di Indonesia. “Tatkala pemerintah dipertentangkan dengan Islam, maka pemerintah akan hancur, kintir,”, tegasnya.

Wiranto menegaskan masyarakat Indonesia mayoritas beragama Islam. Jika dilihat dari perspektif sejarah, Islam identik dengan perjuangan Bangsa Indonesia dengan segala toleransinya sehingga kaum minoritas di Indonesia diharapkan mengerti akan hal itu.

Gus Sholah pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya dengan adanya Wiranto di dalam tubuh pemerintahan.

“Dengan segala pengalaman (Wiranto -Red) di masa lalu, mampu menjadi jembatan komunikasi dan penengah di tengah huru-hara yang terjadi ahir-akhir ini.” ungkap Gus Sholah.

EDITOR: Haruns S

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama