Setiap Tahun Diadakan 13 April, Kali Ini Puncak HUT BUMN Diundur Karena Ada Kampanye Jokowi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KemenBUM) memundurkan acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Usaha Milik Negera (BUMN) yang sedianya akan diadakan tanggal 13 APril 2019, sesuai dengan tanggal lahirnya BUMN.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media KemenBUMN, Fajar Harry Sampurno menyampaikan, dimundurnya peringatan puncak HUT BUMN tersebut karena bertepatan dengan Kampanye Akbar Nasional paslon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

“Kayaknya masih nunggu izin tempat dan izin keramaian. Kalau nggak di Monas ya di GBK. Kalau bisa 14 atau 20 (April),” kata Fajar di Jakarta, dikutip dari detik.com, Selasa (9/4).

Ditegaskan Fajar, bahwa acara puncak HUT BUMN yang jatuh pada tanggal 13 April tidak ada hubungannya dengan kampanye Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Karena, HUT BUMN memang setiap tahun digelar tanggal 13 April sesuai hari lahirnya BUMN.

“Sejak 2016, 2017, 2018 kan sama ada kegiatan sebulan sebelum dan sesudah 13 April,” jelasnya.

HUT BUMN Diperingati Setiap Tanggal 13 Sesuai Tanggal PP 50 Tahun 1998 Tentang BUMN

Kantor Kementerian BUMN (foto: istimewa)

Penelusuran SERUJI, HUT BUMN diperingati setiap tanggal 13 April, sesuai dengan tanggal diundangkannya Peraturan Pemerintah nomor 50 Tahun 1998 Tentang Pengalihan Kedudukan, Tugas Dan Kewenangan Menteri Keuangan selaku Pemegang Saham Atau Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Perusahaan Perseroan kepada Menteri Negara Pendayagunaan Badan Usaha Milik Negara.

Setiap tanggal 13 April, BUMN memperingati HUT nya sesuai waktu ditandatangani PP tersebut. Hal itu dapat juga dilihat dari rilis KemenBUMN saat peringatan HUT BUMN ke 17 pada 13 April 2015, di sini http://www.bumn.go.id/berita/0-Peringatan-Ulang-Tahun-Kementerian-BUMN-Ke-17.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER