FOKUS

Pimpinan Aksi 313 Ditangkap Polisi Dengan Tuduhan Makar

16
721
KH Muhammad Al-Khaththath (tiga dari kiri). (foto: SERUJI/istimewa)

JAKARTA – Pimpinan Aksi 313 KH Muhammad Al-Khaththath ditangkap Polisi pagi ini, Jumat (31/3), di Jakarta dengan tuduhan dugaan permufakatan makar. Penangkapan ini dibenarkan pihak kepolisian melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Namun pihak kepolisian membantah bahwa penangkapan tersebut terkait aksi 313,

“Ini kasus permufakatan, nanti dibawa dari Depok,” kata Argo di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, pagi ini, Jumat (31/3).

Argo menjelaskan bahwa ada lima orang, termasuk Al-Khaththath, yang sudah diamankan polisi dan saat ini berada di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Sementara itu juru bicara Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habib Novel, memastikan bahwa Al-Khaththath dan beberapa pimpinan aksi 313 ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Namun berbeda dari keterangan kepolisian, Al-Khaththath sudah ditahan sejak Kamis (30/3) malam.

“Informasi, ana baru ditelpon Ustadz Khaththath ditahan di Mako Brimob sejak tadi malam dan mohon pendampingan, jam 09. 00 WIB kita meluncur ke sana,” kata Michdan ke media, pagi tadi.

Dari informasi yang beredar, saat ini Tim Pengara Muslim (TPM) dan Pusat Hak Azasi Muslim Indonesia (PUSHAMI) telah berada di Mako Brimob, Depok untuk mendampingi Ustadz Al-Khaththath dan pimpinan aksi 313 lainnya.

Sebagaimana diketahui KH Muhammad Al-Khaththath yang juga Sekjen Forum Umat Islam (FUI), memimpin aksi 313 yang direncanakan akan berlangsung selepas sholat Jumat nanti. Aksi diperkirakan akan melibatkan ribuan umat Islam yang berasal dari berbagai kota di tanah air dengan tujuan menuntut terdakwa penista agama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dijebloskan ke penjara.

Sebelumnya, pada hari Kamis (30/3) siang, Al-Khaththath bersama pimpinan aksi 313 mengadakan konferensi pers dan menyerukan kepada umat Islam untuk ikut serta dalam aksi 313.

Sampai siang ini peserta aksi 313 sudah memenuhi Masjid Itiqlal Jakarta, sebagai titik kumpul aksi 313. Selepas sholat Jumat direncakan peserta akan berjalan kaki menuju Istana Presiden untuk menggelar aksi.

EDITOR: Harun S

16 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...

Ketua MPR: Demokrasi Pancasila Jamin Kesetaraan

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia menjamin kesetaraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga implementasinya dibutuhkan...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...