Muncul Fitnah di Medsos, Ustadz Somad: Kuserahkan Semua Pada Engkau Ya Allah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Media sosial saat ini ramai dengan munculnya informasi yang berisi fitnah yang ditujukan kepada dai kondang asal Riau, ustadz Abdul Somad (UAS).

Informasi yang bernuansa tudingan berbau fitnah kepada ustadz Somad tersebut berasal dari akun twitter mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu dengan alamat @saididu.

Namun, dari informasi yang disampaikan Said Didu, bahwa akun tersebut tidak lagi dalam penguasaannya alias telah diambil alih (dihack) oleh pihak yang tidak bertanggungjawab sejak Sabtu (13/4), sebelum acara Debat Pilpres 2019.

Fitnah Terhadap UAS Muncul Pasca Dialog dengan Prabowo Terkait Dukungan di Pilpres 2019

Meme yang diunggah di akun instagram ustadz Abdul Somad, Ahad (14/4/2019).

Fitnah tersebut muncul pasca ustadz Abdul Somad berdialog dengan calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto terkait dukungan dalam Pilpres 2019 yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (11/4) yang lalu.

Dalam dialog yang disiarkan secara ekslusif oleh TV Swasta Nasional tersebut, ustadz Somad menyampaikan dukungan umat Islam kepada Prabowo-Sandi untuk jadi Presiden-Wakil Presiden periode 2019-2014.

“Begitu saya naik ke atas (panggung ceramah, red), semua orang (berteriak) ‘ustadzzz’,” kisah ustadz Somad sambil membentuk tanda jari dukungan 02 menceritakan sambutan jamaah yang mengelukan paslon 02 setiap ia naik panggung.

Apa yang diceritakan ustadz Somad itu untuk menjawab pertanyaan Prabowo yang menanyakan apa yang ia temukan selama berkeliling Indonesia.

Jawab Fitnah, Ustadz Somad Berpasrah Kepada Allah

Meme yang diunggah di akun instagram ustadz Abdul Somad, Ahad (14/4/2019).

Menjawab fitnah dari akun @saididu yang telah di hack tersebut, ustadz Somad menyampaikan ia pasrahkan semua pada Allah apa yang akan terjadi pada dirinya.

“Apa yang terjadi pada saya, kuserahkan semua pada Engkau ya Allah, yang penting sudah ku sampaikan,” tulis ustadz Abdul Somad di akun instagramnya yang telah terverifikasi di @ustadzabdulsomad, Ahad (14/4).

Ustdaz Somad juga mengunggah beberapa gambar atau meme mengiringi statusnya tersebut. Diantara yang ia unggah adalah meme yang ada foto dirinya disertai tulisan mengingatkan pihak yang mefitnah.

“Menjadi marah, hanya karena perbedaan pilihan. Lalu marah berubah menjadi fitnah. Menunjukkan akal tidak lagi mengikat nafsu. Semoga kita tetap jaga NKRI, dengan kelapangan hati,” bunyi tulisan di meme tersebut.

Berikut Status Lengkap di Akun Ustad Somad;

 

View this post on Instagram

 

“Apa yang terjadi pada saya, kuserahkan semua pada Engkau ya Allah, yang penting sudah ku sampaikan”

A post shared by Ustadz Abdul Somad (Official) (@ustadzabdulsomad) on

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.