Klarifikasi Amien Rais Terkait Rp 600 Juta Yang Disebut Jaksa KPK

2
566
amien rais
Amien Rais

JAKARTA – Mantan Ketua MPR RI Amien Rais memberikan klarifikasi terhadap dugaan yang diarahkan kepadanya menerima aliran dana dari korupsi alat kesahatan. Ia mengakui bahwa ada menerima dana Rp 600 juta direkeningnya tapi itu berasal dari Yayasan Soetrisno Bachir yang diterima antara 15 Januari 2007 sampai 13 Agustus 2007.

“Seperti dikatakan jaksa Ali Fikri di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta,
Rabu 31/05/2017, yang dikirim ke rekening saya, langsung saya follow-up dengan menanyakan pada sekretaris saya tentang kebenarannya, berdasarkan rekening bank yang saya miliki,” kata Amien Rais dalam konferensi pers di kediamannya, Jalan Gandaria, Jakarta Selatan, Jumat (2/6).

Amien menjelaskan bahwa dana tersebut ia terima dari Sutrisno Bachir yang menawarkan membantu biaya operasional untuk semua kegiatannya agar tidak membebani pihak lain.

“Persahabatan saya dengan Sutrisno Bachir sudah terjalin lama sebelum PAN lahir pada 1998. Sebagai entrepreneur sukses waktu itu, dia selalu memberi bantuan pada berbagai kegiatan saya, baik kegiatan sosial maupun keagamaan,” jelasnya.

Amien menilai Sutrisno Bachir adalah tokoh yang sangat baik dan dermawan, sering membantu banyak pihak.

“Saya pernah menanyakan pada SB, mengapa Anda membantu berbagai kegiatan saya. Jawabnya: “Saya disuruh Ibunda saya untuk membantu Anda”. Jadi ketika dia menawarkan bantuan tiap bulan buat kegiatan operasional saya, saya anggap sebagai hal wajar,” kata Amien.

Dijelaskan juga oleh Amien bahwa ia pada tahun 2007 sudah 3 tahun tidak lagi menjabat ketua MPR.

“Nah, kalau kejadian sepuluh tahun lalu kini diungkap dengan bumbu-bumbu dramatisasi di media massa dan sosial, tentu akan saya hadapi dengan jujur, tegas, apa adanya,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa pada Senin (5/6) mendatang, akan berkunjung ke Kantor KPK, untuk menjelaskan duduk persoalannya.

“Sebelum saya berangakat umroh pada 8 Juni ini. Kalau saya dipanggil KPK padahal saya
masih umroh, saya khawatir dianggap lari dari tanggung jawab,” tutupnya. (Hrn)

 

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

KPU

3 Paslon Pilkada Madiun Penuhi Syarat Kesehatan

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Tiga bakal pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Kota Madiun 2018 dinyatakan memenuhi syarat kesehatan setelah melalui serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit...
Sikakap

Mentawai Dijadikan Pusat Pengembangan Perikanan Laut

SIKAKAP, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memback up kegiatan pengembangan ekonomi Kabupaten Mentawai melalui peningkatan pengembangan perikanan laut yang dipusatkan di Pulau Sikakap,...
Rita widyasari ditahan

KPK Telusuri Perolehan Aset Rita Widyasari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dan asal perolehan aset dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif...

KPK Dalami Kasus Suap Mantan Ketua DPRD Malang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - KPK terus mendalami dugaan penerimaan suap dari Pemkot Malang kepada mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono yang merupakan tersangka tindak...

“Flight Pass” Pesawat F-16 Warnai Sertijab KSAU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  "Flight pass" enam pesawat tempur F-16 mewarnai serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...