Ketua PBNU Lantik Khofifah Sebagai Ketua Umum Muslimat NU

JAKARTA – Bertempat di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) melantik Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Umum Muslimat NU, hari ini, Selasa (28/3).

Dengan pelantikan ini maka menempatkan Khofifah menjadi Ketua Umum Muslimat NU yang menduduki kursi Ketua Umum selama empat periode berturut-turut.

“Ibu Khofifah mendapat amanat dan tantangan yang berat karena pimpinan ormas Islam bukan hanya akan menjaga syariah tapi juga membangun taqawah (kemajuan intelektual) dan hadarah (kemajuan pembangunan dan kesejahteraan),” kata Said Aqil dalam sambutannya.

Sementara itu, Khofifah yang juga menjabat Menteri Sosial (Mensos) di Kabinet Kerja Presiden Jokowi, dalam sambutannya mengingatkan agar warga Muslimat turut serta menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Upayanya (menjaga NKRI) bisa berbagai cara baik dari kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, keterampilan, dan lain-lain,” jelas Khofifah.

Untuk menjaga NKRI, lanjut kandidat calon Gubernur Jawa Timur tersebut, langkah pertama yang dilakukan Muslimat adalah membentuk Laskar Anti Narkoba yang bertugas melindungi anak-anak agar terhindar dari bahaya narkoba, pornografi, dan seks bebas.

“Hari ini kita lantik 34 Laskar Anti Narkoba yang terdiri dari Pengurus Wilayah Muslimat NU. Saya minta sampaikan di setiap kegiatan dan forum-forum pengajian tentang bahaya narkoba,” ungkap Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan berbagai kegiatan dan prestasi yang telah dicapai Muslimat NU selama ini.

Muslimat telah membangun 16.000 Taman Pendidikan Qur’an (TPQ), 13.000 Raudhatul Athfal, 9.800 Taman Kanak-kanak, dan 6.400 PAUD. Selain juga memiliki dan mengurus sebanyak 144 panti asuhan, yang terdiri dari panti asuh anak dan panti lansia.

“Di bidang kesehatan, Muslimat mengelola satu-satunya Klinik Hemodialisis yang sudah mengantongi ISO. Untuk menekan angka kematian ibu dan balita, kita juga memiliki Rumah Sakit Ibu dan Anak di Jombang serta rumah sakit umum yang dikelola secara profesional oleh Muslimat NU,” jelas Khofifah.

EDITOR: Harun S

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.