Kenapa Harga Cabe Rawit Merah Bisa Rp 100 Ribu, Ini Jawabannya

14

Jakarta, Seruji.com—Awal tahun, masyarakat dihebohkan dengan kenaikan harga. Salah satunya, melonjaknya harga cabe rawit merah hingga Rp 100 ribu per kilo gramnya.

Pantauan dari Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur, kenaikan harga cabe rawit merah disebabkan minimnya pasokan dari daerah produksi. Minimnya pasokan membuat si cabe rawit merah melonjak jadi Rp 100 ribu/kg.

“Pasokan yang datang sedikit, panen belum merata. Di Sumatera belum panen, jadi cuma ada yang dari Jawa sama Manado saja,” kata Ngadiran, salah seorang pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Senin (9/1).

Disebutkan, untuk cabe rawit merah kecil dari Manado harga yang dibandrol Rp 110 ribu/kg lalu cabe rawit merah besar Rp 100 ribu/kg. “Sedangkan cabe rawit hijau Rp 55.000,” katanya.

Sementara untuk cabe hijau besar ari Bandung, Garut, Jawa Barat, dijual Rp 15.000 per kilogram dan cabe merah keriting dari Magelang, Jawa Tengah, dijual Rp 45.000.

Ngadiran menyebutkan, penyebab mahalnya harga cabe rawit merah karena ongkos transportasi. Seperti cabe dari Manado yang harus diangkut menggunakan pesawat sehingga harganya menjadi mahal.

“Yang dari Manado kami ambil di Cengkareng (Bandara Internasional Soekarno-Hatta) karena diangkutnya pakai pesawat dan jumlah yang diangkut sedikit, jadi enggak sebanding sama ongkos ke sininya,” jelasnya. (jamal)

Keterangan foto: Mahalnya cabe rawit merah karena minimnya pasokan. Pasokan didatangkan dari Manado dengan pesawat. (foto ist)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama