Kenapa Harga Cabe Rawit Merah Bisa Rp 100 Ribu, Ini Jawabannya

0
27

Jakarta, Seruji.com—Awal tahun, masyarakat dihebohkan dengan kenaikan harga. Salah satunya, melonjaknya harga cabe rawit merah hingga Rp 100 ribu per kilo gramnya.

Pantauan dari Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur, kenaikan harga cabe rawit merah disebabkan minimnya pasokan dari daerah produksi. Minimnya pasokan membuat si cabe rawit merah melonjak jadi Rp 100 ribu/kg.

“Pasokan yang datang sedikit, panen belum merata. Di Sumatera belum panen, jadi cuma ada yang dari Jawa sama Manado saja,” kata Ngadiran, salah seorang pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Senin (9/1).

Disebutkan, untuk cabe rawit merah kecil dari Manado harga yang dibandrol Rp 110 ribu/kg lalu cabe rawit merah besar Rp 100 ribu/kg. “Sedangkan cabe rawit hijau Rp 55.000,” katanya.

Sementara untuk cabe hijau besar ari Bandung, Garut, Jawa Barat, dijual Rp 15.000 per kilogram dan cabe merah keriting dari Magelang, Jawa Tengah, dijual Rp 45.000.

Ngadiran menyebutkan, penyebab mahalnya harga cabe rawit merah karena ongkos transportasi. Seperti cabe dari Manado yang harus diangkut menggunakan pesawat sehingga harganya menjadi mahal.

“Yang dari Manado kami ambil di Cengkareng (Bandara Internasional Soekarno-Hatta) karena diangkutnya pakai pesawat dan jumlah yang diangkut sedikit, jadi enggak sebanding sama ongkos ke sininya,” jelasnya. (jamal)

Keterangan foto: Mahalnya cabe rawit merah karena minimnya pasokan. Pasokan didatangkan dari Manado dengan pesawat. (foto ist)

Komentar

BACA JUGA

Kepolisian Inggris Selidiki Surat Rasis Untuk Pangeran Harry

LONDON, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Inggris mengatakan, Kamis (22/2), pihaknya sedang melakukan penyelidikan setelah satu paket yang berisi bahan misterius dikirim ke sebuah istana kerajaan. Media massa...
Nicolas Maduro

Hadang Serbuan Venezuela, Guyana Perkuat Perbatasan

GEORGETOWN, SERUJI.CO.ID - Guyana pekan ini mendirikan dua markas tentara di perbatasan perhutanan dengan Venezuela, negara yang sedang menderita, sebagai upaya untuk menggagalkan penerobosan dan...

Akhir Musim 2018, Tim Tech 3 Berpisah Dengan Yamaha

TOKYO, SERUJI.CO.ID - Tim Tech3 MotoGP akan mengakhiri kemitraan mereka dengan Yamaha pada akhir musim, demikian diumumkan pabrikan Jepang itu pada Kamis (22/2). Tim itu,...
Bandung Banjir

Hujan Deras Tiada Henti, Beberapa Ruas Jalan di Bandung Tergenang Air

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/2) sore hingga tengah malam membuat beberapa ruas jalan di Kota Bandung, Jawa Barat tergenang air. Beberapa...

Meski Menang 2-0 dari RB Leipzig di Liga Europa, Napoli Tersingkir

BERN, SERUJI.CO.ID - Pemuncak klasemen Liga Italia Napoli hampir mencatatkan kebangkitan dramatis di Liga Europa ketika mereka menang 2-0 di markas RB Leipzig, namun mereka...
loading...
IMG-20180222-WA0019

Dinas Ketahanan Pangan Gandeng Fatayat NU Lakukan Ini

Kotawaringin Barat - Dinas katahanan pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Rabu (21/2) memberikan pelatihan keterampilan membuat sapu lidi kepada masyarakat desa Sebuai...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...