Ingatkan PHK Massal, KSPI Akan Unjuk Rasa Besar-Besaran 7 Oktober

1
90

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengi‎ngatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal dikarenakan melemahnya daya beli masyarakat. Apalagi, KSPI mencatat selama tiga bulan terakhir lebih dari 50 ribu buruh di berbagai sektor industri sudah dirumahkan.

Presiden KSPI Said Iqbal ‎mengatakan, gelombang PHK ini terjadi akibat menurunnya daya beli masyarakat, yang salah satunya disebabkan oleh adanya kebijakan upah murah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Pernyataan ini sekaligus membantah adanya peningkatan lapangan kerja di sektor online.

“Penyerapan kerja baru di bidang online hanya 500-an orang,” kata Said, di Jakarta, Jumat (6/10).

Menurut Said, Presiden Jokowi yang menyatakan tidak ada penurunan daya beli hanya mengutip dari ucapan Rhenald Kasali, seorang ahli marketing, bukan ekonomi makro. “Bagaimana tidak ada daya beli, jika 50 ribu buruh di PHK di offline dan hanya 500-an orang tenaga kerja yang terserap di online,” tegas Said.

Masih kata Said, ‎berdasarkan data yang dihimpun KSPI, di sektor energi/pertambangan terjadi ancaman PHK pengurangan tenaga kerja, seperti di PT Indoferro (1.000), PT Indocoke (750), PT Smelting (380), dan PT Freeport (8.100).

Kemudian, di industri garmen ada PT. Wooin Indonesia, PT Star Camtex, PT Good Guys Indonesia, PT. Megasari, PT. GGI, total kurang lebih 3.000 orang.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Fahmy Alaydroes

PKS: Pemerintah Jangan Terlalu Fokus Pada Pembangunan Infrastruktur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Fahmi Alaydroes menyatakan pemerintahan tidak seharusnya terlalu fokus kepada...

Ketua MPR: Delapan Parpol Setujui Miras Dijual Bebas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Zulkifli Hasan mengungkapkan, saat pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang peredaran minuman keras (RUU Miras) di DPR, ada...
Tolak LGBT

Ketua MPR: Lima Fraksi Setujui Perilaku LGBT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengungkapkan ada lima fraksi di DPR RI yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender...
Beras impor

Ganjar: Jateng Tak Perlu Beras Impor

SOLO, SERUJI.CO.ID - Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan wilayahnya tidak perlu beras impor, karena sebentar lagi memasuki musim panen. "Kami tidak perlu beras impor,...
coklit pilkada banjar

Coklit Pilkada Banjar, Cawalkot Ade Uu Pertama Disambangi Petugas

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Para petugas KPU Kota Banjar dan penyelenggara serta pengawas lengkap, pada Sabtu (20/1) siang, melaksanakan pencocokan dan penelitian data pemilihan atau...
loading...
cj

Farid Majdi: Hukum Telah Dilihat Sebagai Bagian dari Kejahatan?

Hukum di Indonesia saat ini menjadi sorotan publik, ketika berbagai kasus yang terjadi di tingkat penegak hukum: kepolisian, jaksa, pengacara bahkan hakim, mencuat dan...

Partai Dan Pilkada

Tahun ini sampai 2020 merupakan tahun politik.  Mulai dari pilkada serentak ditahun 2018 dilanjutkan dengan pemilu legislatif dan pemilihan presiden.  Helat yang dilaksanakan sekali...
KH Luthfi Bashori

Tatkala Maut Menjemput

Tatkala maut akan menjemput kita, sudahkah kita mempersiapkan diri untuk itu? Teringat Nabi Dawud dalam gubahan kisah ringan, tatkala Beliau dikunjungi malaikat Izrail, maka terjadilah...