close

Akui Elektabilitasnya Tertinggal dari Prabowo, Begini Kata Jokowi

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 01 yang juga petahana, Jokowi mengakui bahwa elektabilitasnya tertinggal cukup jauh, mencapai lebih dari 10 persen, dari calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, di Provinsi Riau.

“Ini saya sampaikan apa adanya. Survei internal terakhir kita baru dapat 42 persen, yang di sana sudah dapat 54 persen,” kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-KH Ma’ruf Provinsi Riau,  di Hotel Prime Park, Kota Pekanbaru, Sabtu (15/12).

Menghadapi kenyataan tersebut, Jokowi meminta kepada TKD dan pendukungnya tidak pesimistis.

“Nggak usah pesimis. Saya yakin dengan militansi bapak ibu, target itu ndak sulit. Percaya saya. Percaya ndak?” tanya Jokowi.


“Percaya,” jawab peserta yang hadir kompak.

Jokowi mengungkapkan, TKD Riau menetapkan target kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Riau sebesar 60 persen. Target itu bisa dicapai, kata Jokowi, jika kerja lebih keras, seperti pengenalan dan penjelasan ke masyarakat secara door to door.

“Seperti yang disampaikan ketua TKD targetnya kalau 60 persen itu menurut saya tidak sulit, tapi harus kerja lebih keras,” tuturnya.

Menurutnya, para pendukung harus turun langsung ke masyarakat untuk menjelaskan mengenai prestasi dan capaian pemerintah.

“Kalau hanya pasang baliho, mohon maaf, masyarakat saat ini sudah berbeda. Perlu dari hati ke hati,” pungkas manta Wali Kota Solo ini. (SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Hormati Keputusan MK Memajukan Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menghormati...

Keputusan Sengketa Pilpres Dipercepat Pada Tanggal 27 Juni

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama...

PPDB Zonasi di Jakarta Akan Dilakukan Penyesuaian

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan...

Hindari Sinar-X, Sabu-Sabu Diselundupkan di Dalam Jok Mobil

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyelundup 15 kilogram (kg) sabu-sabu yang...

Bawaslu Kudus Persiapkan Data Untuk Hadapi Gugatan di MK

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus,...

Sikap Politik PAN Akan Dirujuk Dari Putusan MK

DEPOK, SERUJI.CO.ID - Sekjen PAN, Eddy Soeparno menyatakan putusan...

TERPOPULER