Menpora Minta Sanksi Koreo “Save Rohingya” Ditinjau Ulang

4
268
Persib
Koreografi 'Save Rohingya' dari Bobotoh Persib bandung saat melawan Semen Padang FC di Stadion Si Jalak Harupat, 9/9/2017. Aksi suporter itu membuat Persib didenda Rp 50 juta oleh Komisi Disiplin PSSI. (Foto: Youtube).

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta sanksi PSSI yang dijatuhkan pada klub sepak bola Persib Bandung akibat aksi koreo bertuliskan “Save Rohingya” dari para bobotoh (sebutan pendukung Persib Bandung) dipertimbangkan kembali.

“Sanksi soal koreo Save Rohingya dari para Bobotoh itu saya rasa perlu dipertimbangkan kembali, bila perlu untuk dicabut sanksinya,” kata Imam di Kompleks Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Selasa (19/9).

Menurut Imam, perlunya sanksi tersebut untuk ditinjau ulang bahkan jika bisa untuk dicabut karena dia melihat apa yang dilakukan oleh bobotoh bukan merupakan suatu kejahatan.

“Masa soal solidaritas kebangsaan untuk kemanusiaan tidak boleh, presiden saja bantu Rohingya. Kalau mereka melakukan tindakan rasis boleh lah demikian, tapi ini kan tidak,” ujar dia.

Sebelumnya, saat laga melawan Semen Padang pada Sabtu (9/9), bobotoh yang berada di tribun timur Stadion Si Jalak Harupat melakukan aksi koreo bertuliskan “Save Rohingnya” sesaat sebelum pertandingan dimulai.

Aksi itu ditujukan sebagai bentuk kepedulian terhadap etnis Rohingya, yang saat ini tengah mengalami konflik kemanusiaan.

Akibat koreo tersebut, PSSI menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar Rp 50 juta kepada Persib, karena dianggap telah melanggar pasal 67 ayat (3) Kode Disiplin PSSI.

Selepas sanksi dijatuhkan, para bobotoh melakukan penggalangan dana bertajuk “Koin Untuk PSSI” yang rencananya dilakukan selama kurang lebih 13 hari terhitung mulai dari hari Kamis (14/9).

Penggalangan dana tersebut dipusatkan di Stadion Sidolig Bandung serta transfer melalui Rumah Zakat dan laman web Sharehappiness.org. (Ant/SU02)

loading...

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Telur ayam naik

Heboh Soal Telur Naik: Mendag Tuding Piala Dunia, Mentan Sebut Karena Musim Haji

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga telur yang naik tinggi belakangan ini, sampai menyentuh Rp30 ribu perkilogram jadi perbincangan di tengah masyarakat. Bukan hanya karena tingginya...
Caleg

Terkait Menteri Nyaleg, Gerindra: Sebaiknya Mundur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria menyarankan menteri-menteri yang menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilu 2019 mundur dari jabatannya...

Terkait Pencalegan Kapitra lewat PDIP, Habib Rizieq: Jangan Lagi Ada di Kapal Kami

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Habib Rizieq Shihab telah mengeluarkan seruan yang tegas agar umat Islam tidak berhubungan dan mendukung partai-partai penista agama pada pemilu 2019....

Tiga Menteri PKB Nyaleg, Kata Cak Imin Tak Akan Ganggu Pemerintahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakin bahwa tiga menteri dari PKB yang mencalonkan...
Telur ayam naik

Di Banjar, Harga Daging dan Telor Ayam Melonjak Tinggi

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Harga telur ayam dan daging ayam di pasar Banjar, Jawa Barat, mengalami kenaikan harga. Berdasarkan pantauan di pasar Banjar Jumat...