18 Pemain Lolos Seleksi Tahap Pertama Timnas U-19

JAKARTA – Setelah menjalani serangkain test, sebanyak 18 pemain dinyatakan lolos seleksi tahap pertama timnas U-19. Mereka dipastikan lolos ke seleksi tahap kedua yang rencananya akan dilakukan di empat kota yaitu Pekanbaru, Jakarta, Surabaya dan Makassar, pada tanggal 6-12 Maret 2017.

“Mereka kami berikan kesempatan kedua. Setelah libur satu hari, proses seleksi akan kami lakukan. Untuk peserta lainnya hasil seleksi dari masing-masing Asprov,” kata pelatih timnas U-19 Indra Sjafri seusai memimpin latihan di lapangan NYTC Bojongsari, Depok, Jabar, Sabtu (4/3), sebagaimana dilansir Antara.

Menurut Syafrie, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh calon pemain timnas yaitu kemampuan, fisik, kesehatan hingga psikologi pemain.

“Psikotes kemarin sudah kami lakukan. Jadi tidak hanya fisik dan teknik bermain bola saja. Semuanya kami nilai. Untuk Psikotes saja kami mendatangkan ahli dari UGM,” kata pria asal Sumatera Barat itu.

Jika pada seleksi pertama berasal dari PPLP, klub dan Piala Suratin, pada seleksi tahap kedua ini berasal dari seleksi yang dilakukan oleh Asprov PSSI. Seleksi ini adalah yang terakhir sebelum pemusatan nasional yang bakal diikuti 35 pemain.

“Setelah seleksi tuntas, kami punyai waktu tiga hari untuk menentukan nama pemain. Ada 35 nama yang nantinya menjalani pemusatan latihan nasional. Selama pelatihan nanti akan ada sistem promosi degradasi,” jelas Indra Syafrie.

EDITOR: Iwan S

8 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

“Duit Ostrali”

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.