FIFA Diprotes Maroko Terkait Kesalahan Fatal Wasit


MOSKOW, SERUJI.CO.ID –¬†Federasi Sepak Bola Maroko, Kamis (28/6), memprotes badan sepak bola dunia (FIFA) mengenai apa yang dikatakan sebagai serangkaian kesalahan wasit dalam pertandingan Grup B Piala Dunia mereka melawan Portugal dan Spanyol yang menyebabkan Maroko tersingkir.

Federasi itu mengatakan kesalahan wasit yang serius menyebabkan Maroko hengkang lebih awal dan bahwa asisten wasit video (VAR) telah digunakan atau tidak digunakan hanya untuk kepentingan lawan-lawan mereka.

“Kami ingin mengungkapkan kemarahan kami atas ketidakadilan yang diderita tim nasional kami, menyusul kesalahan perwasitan yang serius yang menyebabkan (tim) keluar dari babak pertama Piala Dunia 2018,” kata presiden federasi Fouzi Lekjaa dalam sebuah surat kepada Presiden FIFA Gianni Infantino.

“Tingkat kesalahan serius perwasitan ini lebih jelas dalam kenyataan bahwa dalam dua pertandingan ini (melawan Portugal dan melawan Spanyol), penggunaan VAR hanya berfungsi untuk mempertahankan kepentingan para pesaing kami,” katanya.

Lekjaa melanjutkan, dalam daftarnya ada tiga insiden saat kekalahan 1-0 mereka oleh Portugal, termasuk gol Cristiano Ronaldo pada menit keempat, yang seharusnya tidak bisa dihitung karena pemain Portugal itu telah melakukan pelanggaran.

Dia juga mengatakan lima keputusan saat hasil imbang 2-2 melawan Spanyol, yang membuat timnya dipastikan tersingkir, termasuk gol penyeimbang terakhir Spanyol.

Tim Afrika, yang juga kalah dalam laga pembuka grup mereka oleh Iran, mengungkapkan kemarahan setelah kekalahan mereka dari Portugal di pertandingan grup kedua mereka, yang telah membunuh peluang mereka untuk melaju.

“Dengan apa yang telah terjadi, kami hanya dapat mengungkapkan keprihatinan serius kami atas ketidakadilan ini dan dampak negatif pada citra FIFA serta masa depan sepak bola,” katanya.

Lekjaa mendesak Infantino untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dan membuat penyesuaian yang dibutuhkan untuk memperbaiki ketidakadilan ini dan menjamin kondisi kompetisi dengan peluang yang sama untuk semua tim. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close