Fernando Santos: Portugal Punya Senjata Atasi Uruguay


RUSIA, SERUJI.CO.ID – Pelatih Portugal Fernando Santos menepis berbagai cemooh seputar keputusan melalui video asisten wasit (VAR) dan penampilan di bawah standar Cristiano Ronaldo untuk menekankan para pemainnya agar mencapai tujuan utama mereka saat memetik hasil imbang 1-1 dengan Iran dan lolos ke putaran 16 besar Piala Dunia.

Hasilnya, dikombinasikan dengan hasil imbang 2-2 Spanyol melawan Maroko dan kemenangan sebelumnya, Uruguay atas tuan rumah Rusia di Grup A, berarti Portugal akan menantang Uruguay di Sochi pada 30 Juni, sementara juara Grup B Spanyol akan menghadapi Rusia di Moskow pada 1 Juli.

“Yang penting adalah memikirkan babak 16 besar, berpikir tentang pertandingan, mengenal lawan Anda dan kemudian bersiap dengan baik secara mental dan fisik, terlepas dari apakah itu Uruguay atau tuan rumah,” kata Santos tentang timnya.

“Ini adalah situasi yang berbeda tentu saja, tuan rumah memiliki dukungan besar dan mereka memiliki awal turnamen yang sangat bagus, sementara Uruguay memiliki pemain berkualitas tinggi dan secara keseluruhan mereka semua sangat bagus. Tapi untuk Portugal, kami memiliki senjata dan kami akan mencoba untuk menang,” ungkapnya.

Ricardo Quaresma menempatkan Portugal unggul sebelum turun minum dengan gol indah dari luar kotak penalti sebelum Ronaldo kehilangan kesempatan menggandakan keunggulan mereka delapan menit memasuki babak kedua ketika ia gagal mengeksekusi penalti dengan bantuan VAR.

Di sisi lain, Karim Ansarifard mendapat kesempatan menyamakan kedudukan untuk Iran pada menit-menit akhir setelah wasit memberikan penalti melalui bantuan VAR kedua untuk handball.

Wasit juga berkonsultasi dengan VAR sebelum memutuskan untuk tidak mengeluarkan Ronaldo dengan kartu merah setelah dia menyikut Morteza Pouraliganji di tengah lapangan sambil mengejar bola panjang.

“Orang-orang seperti Ronaldo ingin menjadi yang terbaik dan ketika mereka gagal, mereka akan kecewa,” kata Santos tentang penyerang Real Madrid, yang tampak gelisah karena pertahanan ketat dan kurangnya peluang.

“Saya tidak khawatir dengan tiga keputusan VAR. Rasanya seperti hal normal dalam pertandingan. Wasit melakukan apa yang harus dia lakukan. Saya pikir VAR melakukan tugasnya dan itulah yang harus kami terima,” tambah Santos.

Pemain terbaik pertandingan itu, Quaresma, memuji tekad timnya dan mengatakan dia bersemangat untuk prospek menggembirakan pada babak 16 besar menghadapi dua kali pemenang Piala Dunia Uruguay.

“Saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik. Kami telah mencapai tujuan kami dan sekarang kami harus pulih selama beberapa hari ke depan untuk memikirkan pertandingan berikutnya,” katanya.

“Kami tahu kesulitan yang akan kami hadapi melawan Uruguay. Mereka adalah tim besar dengan pemain yang sangat baik, tetapi yang paling penting sekarang adalah bagi kami untuk pulih dan menyiapkan diri,” tambahnya. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Masa Bakti Dewan Pendidikan 2014-2019 Berakhir, Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan bahwa proses rekrutmen akan dimulai dengan pendafatran yang dilakukan secara daring (online) mulai hari ini, Selasa (18/2) hingga Jumat (28/2) mendatang.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

TERPOPULER

close