Pelatih Sampdoria Kritik Keras Manajemen Perihal Bursa Transfer

Sampdoria menikmati periode emas antara akhir 1980-an dan awal 1990-an di mana tim mereka diperkuat sejumlah pemain seperti Toninho Cerezo, Roberto Mancini, dan Gianluca Vialli, yang membawa mereka memenangi satu-satunya gelar Liga Italia mereka serta Piala Winners Eropa. Mereka juga mencapai final Piala Eropa pada 1992.

Mereka kemudian merosot dan tim itu menghabiskan empat musim di Serie B (divisi kedua) sebelum promosi kembali ke divisi teratas pada 2003, namun mereka tidak pernah kembali masa jayanya.

Giampaolo kemungkinan tidak mendapatkan rasa nyaman dari kata-kata yang dilontarkan presidennya Massimo Ferrero sebelum pertandingan Ahad, ketika ia berbicara terbuka perihal kemungkinan transfer tim saat ini.

“Apakah saya menyesal menjual Skriniar dengan harga pasaran? Saya bukan pria dengan penyesalan,” kata Ferrero.

Gelandang Uruguay Lucas Torreira, yang direkrut pada 2016, berada di posisi teratas dalam daftar penjualan.

“Ia adalah pemain luar biasa dan banyak tim yang menginginkannya, bukan hanya Inter Milan dan Napoli namun klub-klub lain, dari luar negeri,” kata Ferrero.

“Ke mana ia akan pergi? Ke manapun yang ia inginkan.”

“Kami merekrutnya ketika tidak seorang pun mengenalnya. Dalam hidup dan sepak bola, Anda memerlukan keberanian,” tambahnya.

Ferrero juga ditanyai apakah terdapat ketertarikan untuk gelandang Dennis Praet dan Karol Linetty.

“Semua orang menanyakan mengenai mereka,” jawabnya.

Bukan kata-kata yang ingin didengarkan oleh Giampaolo. (Ant/SU03)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER