Tekanan Satya Wacana Mengejutkan Siliwangi Bandung

0
14
Tim Basket Bandung Utama sebelum berganti nama menjadi Siliwangi Bandung. (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pelatih Siliwangi Bandung Ali Budimansyah mengatakan timnya terkejut dengan tekanan yang diberikan oleh Satya Wacana Salatiga pada laga perdana kedua tim di Seri I Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018, Jumat (8/12).

Menurut Ali, itu menjadi salah satu penyebab kekalahan timnya dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 66-71 tersebut.

“Anak-anak kaget dengan tekanan dari lawan. Selain itu, etos kerja pemain asing kami kalah dibandingkan pemain impor lawan,” ujar Ali, dikutip dari tim media IBL, Jakarta.

Dia mengatakan dalam prosesnya Siliwangi Bandung memang bisa mengatasi tekanan lawan. Namun, timnya masih lemah dalam melakukan rebound.

Dalam pertandingan yang digelar di GOR Sahabat, Semarang, Siliwangi hanya mencetak total 36 kali rebound, sementara Satya Wacana 58 kali.

Adapun menurut pelatih Satya Wacana Salatiga Efri Meldi, timnya bisa menang dari Siliwangi karena unggul pengalaman.

Para pemain Satya Wacana sebagian besar sudah mengikuti IBL musim lalu, tetapi tidak demikian halnya dengan Siliwangi yang merombak hampir 100 persen skuatnya dari musim lalu setelah berganti kepemilikan.

“Yang pasti kami senang sekali bisa menang di gim pertama. Anak-anak tampil ‘all out’. Sayang sekali Maddarious Gibbs cedera,” kata Efri.

Adapun di laga tersebut guard impor Darnell Brown II menjadi pencetak angka terbanyak untuk Siliwangi dengan 18 poin, lima rebound dan satu assist.

Di kubu Satya Wacana, center asal Amerika Serikat Jontaveous Sulton menjadi yang terbaik dengan torehan double-double 27 poin dan 24 rebound.

Berikutnya di seri I, Siliwangi Bandung akan menghadapi Pacific Caesar Surabaya pada Ahad (10/12). Satya Wacana Salatiga selanjutnya akan melawan NSH Jakarta, Sabtu (9/12). (Ant/SU04)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....