Dengan informasi itu, berarti sudah ada empat calhaj asal Sumut yang wafat. Calon haji pertama yang wafat adalah Agus Salim Mulia Siregar bin Mulia Siregar (66), warga Persiakan, Kota Tebing Tinggi. Ia wafat di sekitar Masjid Nawawi pada 1 Agustus 2017.
Kemudian, Syamsul Bahri bin Abdul Hamid (54), warga Jalan Perjuangan, Selat Lancang, Kota Tanjung Balai yang wafat sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, yakni di RS Haji Medan pada 3 Agustus 2017.
Sedangkan calon haji ketiga yang wafat adalah Amnah Hasri binti Husin (49), warga Desa Lubuk Raya, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai yang meninggal dunia pada 4 Agustus 2017 di pemondokan yang ada di Madinah.
Sekretaris PPIH Embarkasi Medan Muslim mengatakan, jamaah haji yang wafat bukan karena kecelakaan mendapat santunan sebesar Rp15,1 juta dari PT Asuransi Jiwa Syariah (AJS) Amanah Jiwa Giti Artha.
“Santunan itu segera diserahkan kepada ahli warisnya,” ujar Muslim. (Ant/Hrn)

Kemarin saya baca 3 jamaah batam juga meninggal karena cardiovascular disease juga. Apakah karena cuaca panas ?
Innalillahiwainnaillaihi rojiun
Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…
Semoga mendapatkan tempat yg terbaik di sisi-Nya