Ribuan Jamaah Antusias Menyambut Kedatangan Habib Rizieq

5
325
Ribuan Jamaah memadati Masjid Agung Sunan Ampel menyambut Habib Rizieq Shihab. (foto:SERUJI/Hesty).

SURABAYA – Kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab di Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, pada hari Selasa (11/4) malam, disambut antusias oleh ribuan jamaah yang berasal tidak saja dari Surabaya tapi juga daerah-daerah lainnya di Jawa Timur.

Takbir berkumandang saat Ulama yang berhasil menggerakan umat dalam aksi 212 tersebut memasuki Masjid yang didirikan oleh Raden Mohammad Ali Rahmatullah atau yang dikenal Sunan Ampel.

Pihak keamanan dan panitia sempat agak kewalahan membendung jemaah yang antusias berfoto dan bersalaman saat Habib Rizieq hendak memasuki masjid.

Kehadiran Habib Rizieq yang juga merupakan Pembina GNPF-MUI adalah untuk memberi tausiyah dalam sebuah acara dengan tema “Merajut Ukhuwah Menegakkan Syariat Dalam Bingkai NKRI”.

Pimpinan Masjid Agung Sunan Ampel ustadz Said Ubaidillah Muhammad bin Yusuf dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terimakasih pada ribuan jamaah terutama para Habib dan rombongan ulama yang tergabung dalam GNPF-MUI.

Saat memberikan tausiyah Habib Rizieq menyerukan para jamaah untuk terus menjunjung tinggi persatuan dan persaudaraan tanpa memandang perbedaan dan terus menerus berpegang teguh pada tali agama Allah. “Karena persaudaraan dan persatuan tidak hanya menjadi sumber kekuatan umat islam akan tetapi juga sebagai sumber datangnya pertolongan Allah,” ujarnya.

“Jangan bercerai berai, yuk mari kita bersatu dalam panji Laa illa haillallah. Kalau kita bersatu maka tidak akan ada musuh yang bisa menghadang kita. Sekecil apapun kita, jika kita bersatu maka musuh akan takut,” kata Habib Rizieq.

Dalam ceramahnya Habib Rizieq juga mengingatkan sejarah yang sering dilupakan, yaitu perjuangan para ulama dalam melawan penjajah hingga terbentuknya NKRI.

“Jangan hapus perjuangan ulama! Jangan lupakan fakta sejarah, polisi dan TNI kocar-kacir menghadapi PKI, hanya ulama yang bertahan dan berjuang. Kalau tidak ada ulama, tidak ada NKRI. (adanya) NKRI (berkad -red) perjuangan ulama,” serunya sebelum menutup kajian tersebut.

Sebelumnya sempat beredar khabar kehadiran Habib Rizieq Shihab dibatalkan karena adanya penolakan dari sekelompok masyarakat dan ormas tertentu. Namun khabar itu terbantahkan dengan hadirnya Ulama yang pernah dinobatkan sebagai “Man of The Year 2016” oleh Muslim Tionghoa Indonesia (MUSTI) dan Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak).

 

EDITOR: Harun S

5 KOMENTAR

  1. Walaupun HRS bukan dari salah satu organisasi massa Islam yang aku ikuti, tapi beliau bisa mempersatukan Ummat Islam dari banyak ormas/golongan. Muhammadiyah, NU, HTI, dan lainnya (saya nggak apal satu per satu). FPI itu ….. yaa namanya sj Pembela Islam.
    Jadi, dari golongan apapun dan manapun, mari kita sama² yang berbaju muslim/ Islam untuk saling menguatkan ukhuwah Islamiyah. Tidak pandang golongan.
    Kalau Islam bersatu, In-syaaAllah Islam kuat….
    Takbiiirrrr…… AllahuAkbar….

    • Setuju aja, selama ngajak ke jalan yg bener dan sesuai dengan ajaran islam, emg nape lo ga suka? Cuci muka dl deh ntr ngobrol lagi ye, biar segeran dikit tuh otaknya, hehe

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

KPU

3 Paslon Pilkada Madiun Penuhi Syarat Kesehatan

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Tiga bakal pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Kota Madiun 2018 dinyatakan memenuhi syarat kesehatan setelah melalui serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit...
Sikakap

Mentawai Dijadikan Pusat Pengembangan Perikanan Laut

SIKAKAP, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memback up kegiatan pengembangan ekonomi Kabupaten Mentawai melalui peningkatan pengembangan perikanan laut yang dipusatkan di Pulau Sikakap,...
Rita widyasari ditahan

KPK Telusuri Perolehan Aset Rita Widyasari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dan asal perolehan aset dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif...

KPK Dalami Kasus Suap Mantan Ketua DPRD Malang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - KPK terus mendalami dugaan penerimaan suap dari Pemkot Malang kepada mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono yang merupakan tersangka tindak...

“Flight Pass” Pesawat F-16 Warnai Sertijab KSAU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  "Flight pass" enam pesawat tempur F-16 mewarnai serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...