Ribuan Jamaah Antusias Menyambut Kedatangan Habib Rizieq

SURABAYA – Kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab di Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, pada hari Selasa (11/4) malam, disambut antusias oleh ribuan jamaah yang berasal tidak saja dari Surabaya tapi juga daerah-daerah lainnya di Jawa Timur.

Takbir berkumandang saat Ulama yang berhasil menggerakan umat dalam aksi 212 tersebut memasuki Masjid yang didirikan oleh Raden Mohammad Ali Rahmatullah atau yang dikenal Sunan Ampel.

Pihak keamanan dan panitia sempat agak kewalahan membendung jemaah yang antusias berfoto dan bersalaman saat Habib Rizieq hendak memasuki masjid.

Kehadiran Habib Rizieq yang juga merupakan Pembina GNPF-MUI adalah untuk memberi tausiyah dalam sebuah acara dengan tema “Merajut Ukhuwah Menegakkan Syariat Dalam Bingkai NKRI”.

Pimpinan Masjid Agung Sunan Ampel ustadz Said Ubaidillah Muhammad bin Yusuf dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terimakasih pada ribuan jamaah terutama para Habib dan rombongan ulama yang tergabung dalam GNPF-MUI.

Saat memberikan tausiyah Habib Rizieq menyerukan para jamaah untuk terus menjunjung tinggi persatuan dan persaudaraan tanpa memandang perbedaan dan terus menerus berpegang teguh pada tali agama Allah. “Karena persaudaraan dan persatuan tidak hanya menjadi sumber kekuatan umat islam akan tetapi juga sebagai sumber datangnya pertolongan Allah,” ujarnya.

“Jangan bercerai berai, yuk mari kita bersatu dalam panji Laa illa haillallah. Kalau kita bersatu maka tidak akan ada musuh yang bisa menghadang kita. Sekecil apapun kita, jika kita bersatu maka musuh akan takut,” kata Habib Rizieq.

Dalam ceramahnya Habib Rizieq juga mengingatkan sejarah yang sering dilupakan, yaitu perjuangan para ulama dalam melawan penjajah hingga terbentuknya NKRI.

“Jangan hapus perjuangan ulama! Jangan lupakan fakta sejarah, polisi dan TNI kocar-kacir menghadapi PKI, hanya ulama yang bertahan dan berjuang. Kalau tidak ada ulama, tidak ada NKRI. (adanya) NKRI (berkad -red) perjuangan ulama,” serunya sebelum menutup kajian tersebut.

Sebelumnya sempat beredar khabar kehadiran Habib Rizieq Shihab dibatalkan karena adanya penolakan dari sekelompok masyarakat dan ormas tertentu. Namun khabar itu terbantahkan dengan hadirnya Ulama yang pernah dinobatkan sebagai “Man of The Year 2016” oleh Muslim Tionghoa Indonesia (MUSTI) dan Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak).

 

EDITOR: Harun S

5 KOMENTAR

  1. Walaupun HRS bukan dari salah satu organisasi massa Islam yang aku ikuti, tapi beliau bisa mempersatukan Ummat Islam dari banyak ormas/golongan. Muhammadiyah, NU, HTI, dan lainnya (saya nggak apal satu per satu). FPI itu ….. yaa namanya sj Pembela Islam.
    Jadi, dari golongan apapun dan manapun, mari kita sama² yang berbaju muslim/ Islam untuk saling menguatkan ukhuwah Islamiyah. Tidak pandang golongan.
    Kalau Islam bersatu, In-syaaAllah Islam kuat….
    Takbiiirrrr…… AllahuAkbar….

    • Setuju aja, selama ngajak ke jalan yg bener dan sesuai dengan ajaran islam, emg nape lo ga suka? Cuci muka dl deh ntr ngobrol lagi ye, biar segeran dikit tuh otaknya, hehe

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.