Ribuan Jamaah Antusias Menyambut Kedatangan Habib Rizieq

5
412
  • 16
    Shares
Ribuan Jamaah memadati Masjid Agung Sunan Ampel menyambut Habib Rizieq Shihab. (foto:SERUJI/Hesty).

SURABAYA – Kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab di Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, pada hari Selasa (11/4) malam, disambut antusias oleh ribuan jamaah yang berasal tidak saja dari Surabaya tapi juga daerah-daerah lainnya di Jawa Timur.

Takbir berkumandang saat Ulama yang berhasil menggerakan umat dalam aksi 212 tersebut memasuki Masjid yang didirikan oleh Raden Mohammad Ali Rahmatullah atau yang dikenal Sunan Ampel.

Pihak keamanan dan panitia sempat agak kewalahan membendung jemaah yang antusias berfoto dan bersalaman saat Habib Rizieq hendak memasuki masjid.

Loading...

Kehadiran Habib Rizieq yang juga merupakan Pembina GNPF-MUI adalah untuk memberi tausiyah dalam sebuah acara dengan tema “Merajut Ukhuwah Menegakkan Syariat Dalam Bingkai NKRI”.

Pimpinan Masjid Agung Sunan Ampel ustadz Said Ubaidillah Muhammad bin Yusuf dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terimakasih pada ribuan jamaah terutama para Habib dan rombongan ulama yang tergabung dalam GNPF-MUI.

Saat memberikan tausiyah Habib Rizieq menyerukan para jamaah untuk terus menjunjung tinggi persatuan dan persaudaraan tanpa memandang perbedaan dan terus menerus berpegang teguh pada tali agama Allah. “Karena persaudaraan dan persatuan tidak hanya menjadi sumber kekuatan umat islam akan tetapi juga sebagai sumber datangnya pertolongan Allah,” ujarnya.

“Jangan bercerai berai, yuk mari kita bersatu dalam panji Laa illa haillallah. Kalau kita bersatu maka tidak akan ada musuh yang bisa menghadang kita. Sekecil apapun kita, jika kita bersatu maka musuh akan takut,” kata Habib Rizieq.

Dalam ceramahnya Habib Rizieq juga mengingatkan sejarah yang sering dilupakan, yaitu perjuangan para ulama dalam melawan penjajah hingga terbentuknya NKRI.

“Jangan hapus perjuangan ulama! Jangan lupakan fakta sejarah, polisi dan TNI kocar-kacir menghadapi PKI, hanya ulama yang bertahan dan berjuang. Kalau tidak ada ulama, tidak ada NKRI. (adanya) NKRI (berkad -red) perjuangan ulama,” serunya sebelum menutup kajian tersebut.

Sebelumnya sempat beredar khabar kehadiran Habib Rizieq Shihab dibatalkan karena adanya penolakan dari sekelompok masyarakat dan ormas tertentu. Namun khabar itu terbantahkan dengan hadirnya Ulama yang pernah dinobatkan sebagai “Man of The Year 2016” oleh Muslim Tionghoa Indonesia (MUSTI) dan Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak).

 

EDITOR: Harun S

5 KOMENTAR

  1. Walaupun HRS bukan dari salah satu organisasi massa Islam yang aku ikuti, tapi beliau bisa mempersatukan Ummat Islam dari banyak ormas/golongan. Muhammadiyah, NU, HTI, dan lainnya (saya nggak apal satu per satu). FPI itu ….. yaa namanya sj Pembela Islam.
    Jadi, dari golongan apapun dan manapun, mari kita sama² yang berbaju muslim/ Islam untuk saling menguatkan ukhuwah Islamiyah. Tidak pandang golongan.
    Kalau Islam bersatu, In-syaaAllah Islam kuat….
    Takbiiirrrr…… AllahuAkbar….

    • Setuju aja, selama ngajak ke jalan yg bener dan sesuai dengan ajaran islam, emg nape lo ga suka? Cuci muka dl deh ntr ngobrol lagi ye, biar segeran dikit tuh otaknya, hehe

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU