Malam Lebaran 2017, Pawai Takbiran Mataram Akan Pecahkan Rekor MURI

1
774
  • 32
    Shares
pawai takbir, takbir keliling
Warga antusias mengikuti takbir keliling yang diramaikan dengan lomba miniatur masjid. (Ilustrasi)

MATARAM– Kegiatan pawai takbiran menyambut 1 Syawal 1438 Hijriah di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melibatkan puluhan juri yang merupakan tim penilai independen dan profesional.

“Untuk tahun ini, panitia melibatkan sekitar 25 orang juri. Jumlah ini jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya karena pesertanya ditergetkan 13 ribu, dari 65 kafilah perwakilan lingkungan di Kecamatan Selaparang dan Mataram,” kata Panitia Pawai Takbiran Kota Mataram Yusril Arwan di Mataram, dilansir dari Antara, Sabtu (24/6).

Yusril Arwan yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Mataram mengatakan, puluhan juri tersebut akan melakukan penilaian secara independen dan bahkan panitiapun tidak tahu dimana mereka melakukan penilaian.

“Penilaian dilakukan sejak kafilah mulai jalan dari masing-masing lingkungan. Jadi penilainya tidak hanya saat mereka sudah berada di depan panggung utama,” ujarnya.

Beberapa hal yang menjadi poin penilaian di antaranya kerapian barisan, ornamen yang dibawa, irama bedug dan kekompakan menggemakan takbir sepanjang jalan.

Dengan demikian, para peserta benar-benar melakukan takbir di jalan, karenanya untuk tahun ini kegiatan pawai takbiran tingkat Kota Mataram tahun 1438 Hijriah dikemas dalam “Mataram Street Takbiran” dan akan memecahkan Rekor Musium Indonesia (MURI) dengan jumlah peserta 13 ribu bertema 1.000 cahaya.

Kegiatan tersebut, lanjut Yusril merupakan salah satu rangkaian Pesona Khazanah Ramadan yang digelar pemerintah provinsi dan dipusatkan di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center.

Menurutnya, sebanyak 13 ribu peserta yang ditargetkan bisa memecahkan Rekor MURI itu diprediksi dari jumlah peserta pawai takbiran sebanyak 65 kafilah, dengan target satu kafilah sekitar 200 orang.

“Jumlah itu belum termasuk kafilah yang melaksanakan pawai takbiran diempat kecamatan lainnya, sebab khusus pawai takbiran yang dipusatkan di persimpangan kantor gubernur ini untuk kafilah dari Kecamatan Selaparang dan Mataram,” katanya.

Menyinggung tentang hadiah pemenang lomba takbiran, Yusril menyebutkan, panitia telah menyediakan belasan juta dana pembinaan.

“Selain itu, dana pembinaan belasan juta pemenang juga akan mendapatkan pialaa bergilir Gubernur Nusa Tenggara Barat,” ujarnya. (IwanY)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU