Kemenag Siap Kerjasama Dengan LDNU

0
33
Menag Lukman bercengkerama dengan Rois Am Syuriah PBNU KH Ma'ruf Amin saat Rakernas LDNU. (foto: sugito-Pinmas)

JAKARTA – Kementerian Agama siap bekerjasama dengan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dalam menyebarkan dan mensiarkan Islam Indonesia. kesiapan ini disampaikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat memberikan sambutan pada Rakernas LDNU di Pondok Pesantren Luhur al-Tsaqofah, Jagakarsa Jakarta Selatan.

Sinergitas ini penting, kata Menag, karena Nahdlatul Ulama lahir atas kecintaan para ulama terhadap Indonesia. Para ulama sadar akan realitas Indonesia yang majemuk, dan NU hadir agar keragaman yang ada, bisa terjaga dan terpelihara. Karena keragaman adalah rahmat dan berkah Allah.

“Nilai pertama yang ditanamkan di NU adalah tawasuth,moderat. Ini adalah ciri khas dari keberagamaan NU. Ada tasamuh,toleran, di mana ini lahir atas dasar realitas yang ada. Lalu tawazun,berimbang. Kemudian ada i’tidal,keadilan,” kata Menag, Senin (20/02).

Menag berharap, keluarga besar LDNU, di tengah keragaman yang ada, lebih mengedepankan sisi dalam (esensi) agama. Menurutnya, esensi dakwah adalah kearifan dan kebijaksanaan. Untuk itu, diperlukan pemahaman dan perspektif filosofi tentang perbedaan.

“Mari kita lakukan pendekatan substantif, pendekatan yang esensial, yakni sisi dalam agama. Karena hakekat agama adalah memanusiakan manusia,” ucapnya.

Rakernas LDNU ini kali mengangkat tema: “Membangkitkan Islam Ramah untuk Indonesia Berkeadaban”. Ketua LDNU, Maman Immanulhaq dalam sambutannya, mengurai tentang tantangan dakwah masa kini yang semakin kompleks.

“Sudah saatnya kita dakwah tidak monoton. Harus membuat kreativitas baru yang mampu berkompetisi secara global, tanpa kehilangan ciri khas kita yang tradisional,” terangnya.

Ke depan, kata Maman, LDNU disiapkan untuk menjadi corong PBNU dalam memberikan pencerahan di berbagai bidang, seperti: demokrasi, isu korupsi, HAM, toleransi, hak-hak perempuan, kesetaraan gender dan masalah-masalah lain di dalam masyarakat. Untuk itu, LDNU juga telah meluncurkan website: www.dakwahpbnu.id yang berisi hal-hal kontemporer.

Dalam kesempatan tersebut, Rais A’am PB NU KH Ma’ruf membahas tentang berbagai hal prinsipil mengenai NU. Sementara, Ketua Umum PB NU KH Said Aqil Siradj berharap, LDNU mampu mencontoh Walisongo yang dalam kurun 50 tahun, mampu mengislamkan Nusantara hingga ke pelosok, tanpa perang.

Ikut mendampingi Menag, Direktur Urusan Agama Islam Moh Thambrin dan Kakanwil Kemenag DKI Jakarta Abdurrachman.

EDITOR: Yus Arza

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Jusuf Kalla

Wapres: Tahun Politik Tak Perlu Dikhawatirkan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan tahun politik menjelang Pemilu 2019 tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena Pemerintah sudah berpengalaman menghadapi pesta demokrasi lima...
ganjar pranowo

Ganjar: Pilkada Jateng Bebas Gesekan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meyakini Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Tengah atau disebut Pilkada Jateng pada 2018 berlangsung aman dan bebas...

TKA di Nunukan Didominasi Warga Malaysia

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengalami peningkatan pada 2017 dengan dominasi warga berasal dari Malaysia. Kepala Seksi Pengawasan dan...
bpom

BPOM-ITS Kerja Sama Pengawasan Obat dan Makanan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur, untuk meningkatkan pengawasan...
OSO-Wiranto

Hanura Harap OSO-Wiranto Kompak Selamatkan Partai

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Tridianto mengatakan seluruh kader partainya berharap Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) dan Ketua...
loading...
KH Luthfi Bashori

Tatkala Maut Menjemput

Tatkala maut akan menjemput kita, sudahkah kita mempersiapkan diri untuk itu? Teringat Nabi Dawud dalam gubahan kisah ringan, tatkala Beliau dikunjungi malaikat Izrail, maka terjadilah...

Mungkinkah Seruji Sebagai Media Masyarakat Wakaf?

Masyarakat Wakaf merupakan salah satu fundamental terciptanya instrumen ekosistem wakaf sebagai solusi percepatan pembangunan termasuk bidang pembangunan media online bagi ummat. Hingga hari ini wacana...
ujaran kebencian

UU ITE (perlu) Direvisi?

Dalil ujaran kebencian yang kerap digunakan polisi secara serampangan berpotensi menimbulkan persepsi negatif kepada pemerintah. Seakan-akan pemerintah melalui polisi sedang membungkam kritik dan kelompok...