Kapolda: Jelang Puasa Jawa Barat Harus Bebas Miras

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID – Menjelang bulan suci Ramadan, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto meminta kepada pemerintah daerah dan Polres se-Jawa Barat untuk merazia minuman keras (miras).

Hal itu disampaikan Agung saat kunjugan ke Polres Kota Banjar, Rabu (11/4) dengan tujuan Jabar bebas miras saat bulan ramadhan nanti. Terutama miras jenis oplosan.

Sepekan ini kepolisian Daerah Jawa Barat sedang diramaikan dengan kasus meninggalnya para korban miras oplosan di Jawa Barat.

Agung menegaskan pihaknya tidak main-main menindak tegas pedagang miras. Ia memerintahkan anak buahnya menertibkan penjual miras oplosan. Perintah tersebut menyusul puluhan warga di beberapa daerah di Jabar tewas gara-gara menenggak miras oplosan.

“Sudah saya instruksikan seluruh Polres untuk melakukan razia ke seluruh pedagang yang menjual minuman keras, terutama yang oplosan, sebelum bulan puasa, Jabar bebas miras,” tegas Agung.

Disampaikan juga oleh Agung, kepolisian akan bekerja sama dengan BPOM untuk merazia setiap penjualan miras, terutama yang miras oplosan.

“Kepolisian tidak ingin terulang kembali kasus banyak korban jiwa akibat miras oplosan di Cicalengka, Bandung dan Sukabumi,” pungkasnya. (Degum/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.