GNPF-MUI Akan Safari Dakwah Di NTB

Mataram, Seruji.com– Setelah sukses menggelar Tabligh Akbar di berbagai kota di Indonesia, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) kembali dijadwalkan menggelar acara serupa di Nusa Tenggara Barat.

Hal tersebut dibenarkan Rusiandi, salah seorang pengurus Aliansi Ummat Islam (AUI) NTB, saat dikonfirmasi melalui pesan WatsApp miliknya pada Rabu, (11/01/2016).

Dikatan Rusiandi, Tablig Akbar yang rencananya akan digelar pada tanggal 29 Januari 2017 ini akan dipusatkan di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan tersebut juga akan dirangkai dengan aksi penggalangan dana untuk korban Banjir Bandang di Kota Bima.

“InsyaAllah, kita sudah agendakan (penggalangan dana untuk korban Banjir Bima-red). Sebagai bentuk solidaritas kita kepada saudara-saudara di Bima,” terangnya.

Dia menambahkan, selain penggalangan dana, fokus utama kegiatan tersebut adalah konsolidasi.

“Kita telah mengundang seluruh elemen ummat Islam yang ada di  NTB untuk hadir. Harapan kita, persatuan ummat yang selama ini terjalin, dapat dijaga, bahkan semakin kuat kedepannya.” harapnya.

Saat ditanya, berapa target peserta yang akan dihadirkan, Rusiandi menjawab,”Kalau melihat animo masyarakat yang cukup tinggi, kita optimis peserta yang akan hadir mencapai ratusan ribu,” pungkasnya.

Sebagaimana informasi yang beredar, Tablig Akbar di NTB ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI, Habib Rizieq Syihab; Ketua GNPF-MUI, Ust. Bachtiar Nasir;  Sekretaris GNPF-MUI, Ust. Zaitun Rasmin, dan beberapa rombongan lain yang menyertainya. (Syamsul)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.