Dukung #MuslimKuasaiMedia Dengan Bergabung di Group Telegram

0
56

JAKARTA – Media mainstream di Indonesia saat ini baik elektronik, cetak maupun online, pola dan perilaku pemberitaannya dinilai kian hari kian meresahkan umat Islam.

Umat Islam sering kali “didzalimi” lewat aneka bombardir pemberitaan negatif yang merugikan. Lewat framing culas, adu domba, berita tidak berimbang, tidak cover bothside, serta aneka trik kotor lainnya, yang ujung-ujungnya merugikan umat dan mengancam keutuhan kerukunan beragama.

Ironis memang, umat Islam yang menjadi mayoritas di negeri ini, justru menjadi minoritas dalam kepemilikan media. Umat Islam hampir-hampir tidak memiliki media arus utama (mainstream) yang berpihak pada kepentingan umat.

Oleh karena itu, penting sekali bagi umat Islam untuk mulai membangun media yang memberikan informasi yang jujur, adil, berimbang sekaligus yang mendidik. Media yang berpihak pada kebenaran dengan menjunjung kode etik jurnalisme dan nilai-nilai Islam. Diharapkan media tersebut nantinya mampu berperan signifikan untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Aksi Damai 411 dan Aksi Super Damai 212 yang telah suskes mempersatukan umat islam indonesia perlu di dukung dengan media, Seorang Netizen, Bapak Ferry Koto (twitter: @ferrykoto) pada 1 Syawal 1437H (6 Juli 2016) menggagas untuk bergotong royong membangun media yang baik, yang berpihak pada kepentingan umat dan Islam, seperti harapan yang disampaikan di atas.

Gerakan tersebut telah mendapat dukungan luas dan telah melahirkan sebuah koperasi bernama Swamedia Mitra Bangsa sebagai Perusahaan Pers pertama di Indonesia yang berbadan Hukum Koperasi. Lewat Koperasi inilah umay dapat memiliki perusahaan pers secara bersama0sama dan ujungnya #MuslimKuasaiMedia akan berwujud.

Gerakan Gotong Royong #MuslimKuasaiMedia (GMKM) sampai saat ini (4/1/2017) telah memiliki Pengurus Daerah (Pengda) Tingkat Propinsi di 12 Propinsi dan memiliki perwakilan di seluruh propinsi di Indonesia yang siap menjadi Pengda-pengda baru. Di beberapa Pengda seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Jateng, juga telah terbentuk Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten/Kota.

Berbagai kalangan mendukung gagasan ini, seperti KH. Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) dari Ponpes Tebu Ireng Jombang, Fahira Idris DPD RI, Dr. Syahganda Nainggolan Direktur Sabang Merauke Circle, Dr. Eggi Sujana Cendikiawan Muslim dan banyak lainnya.

Dukungan juga datang dari Habib Rizieq Syihab, Imam Besar FPI yang juga Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI. Dalam pertemuan dengan Media Centre GNPF-MUI Gerakan GMKM juga berkomitmen mendukung dan menjadi media bagi kelanjutan Perjuagan Umat 411 dan 212.

Jika Anda bersepakat dengan gagasan ini, silakan bergabung dengan kami dalam Koperasi Swamedia Mitra Bangsa melalui Link Telegram berikut; http://t.me/SejutaUmatMendukung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
loading...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...