Aher, Anies, Syaikhu dan Nur Supriyanto Kompak Hadir di Tabligh Akbar BKMT

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Puluhan ribu ibu-ibu muslimah berseragam putih menghadiri Tabligh Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat, Kamis (22/3).

Tampak hadir Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu, Calon Walikota Bekasi Nur Supriyanto serta Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasarudin Umar.

Dalam sambutannya, Aher mengatakan sebenarnya ia ada agenda lain di Kabupaten Bekasi, namun ia tak bisa menahan diri untuk bertemu dengan puluhan ribu ibu-ibu anggota majelis taklim yang didirikan oleh Almarhumah Ustadzah Tuti Alawiyah Abdullah Syafei itu.

Selanjutnya, Pria yang digadang-gadang akan maju dalam Pilpres 2019 mendatang ini, berpesan kepada anggota BKMT yang kini dipimpin oleh Ustadzah Syifa Faudziah tentang pemimpin yang saleh.

“Jika orang saleh yang menjadi pemimpin, jika orang saleh yang memegang amanah di pemerintahan. Maka kebijakan-kebijakan yang sangat baik seperti pendidikan yang merata akan semakin luas. Maka, pilihlah yang saya pilih,” ujar Aher yang disambut meriah puluhan ribu anggota BKMT yang mayoritas datang dari Kota Bekasi.

Sementara itu, Anies Baswedan dalam sambutannya mengatakan hal yang senada dengan Ahmad Heryawan. Gubernur pilihan umat ini mengatakan tabligh akbar tersebut adalah momentum luar biasa.

“Saya sudah diundang jauh-jauh hari oleh BKMT dan saya harus bisa hadir disini. Ibu-ibu semua adalah aset Negara. Ibu-ibu mulia akan memuliakan Negara,” ujar Anies.

Anies Baswedan tak lupa menyapa secara khusus peserta dari Bekasi.

“Saya kagum nih, mayoritas ibu-ibu yang ada disini dari Bekasi ya bu?” ujar Anies yang disambut sangat meriah peserta dari Kota Bekasi.

Nur Supriyanto yang duduk diantara Anies Baswedan dan Ahmad Heryawan lantas diperkenalkan kepada peserta tabligh akbar oleh Ketua Ketua BKMT Bekasi Hj Atiqah Hasan.

Ahmad Syaikhu pun demikian. “ibu-ibu udah tahu belum yang asyik-asyik. Ini bu yang asyik-asyik ada disini!” ujar Atiqah Hasan.

(PKPU/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anda ASN Yang Terpaksa Harus Bercerai? Simak Prosedur Yang Harus Dilalui

Anda seorang ASN dan sedang mengalami masalah rumah tangga yang berujung perceraian? Simak proses percerain ASN berikut, apa yang harus dilakukan dan kewajiban apa yang muncul.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ