
Maka dari itu, untuk pemerintah sekarang mintalah nasihat-nasihat dari alim ulama, ajak mereka untuk meyelesaikan msalah ini. Jangan pakai konsep gali lubang tutup lubang atau menyelesaikan masalah yang satu tapi menimbulkan masalah yang lain karena saking banyaknya problem yang ada. Penulis mengapresiasi gubernur Jakarta, Anies Baswedan tanggal 27/10/2017 dengan tegas “tidak memperpajang ijin” dari Alexis. Alexis sudah menjadi rahasia umum sebagai “Surga Dunia”. Begitu juga dengan walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang telah berhasil menutup Dolly, lokalisasi di Kota Pahlawan.
Kalau sudah ada peraturan yang jelas dan tegas terhadap para pelaku penyimpangan seks, maka tidak akan ada (bertambah) lagi penyakit AIDS di Indonesia karena prosititusi sudah dilarang pemerintah, tidak akan ada lagi abortsi karena ada hukuman berat bagi pelakunya, tidak akan ada lagi perceraian karena masing-masing pihak sudah tahu hakikat berumah tangga, tidak mudah lagi mendapatkan film-film porno karena badan sensor kita bekerja dengan baik dan seterusnya. Dan kalau ini terjadi betapa indahnya Indonesia Raya kita.

Tulisan ini bagus untuk mematahkan opini sebagian christian yg mengatakan konsep pernikahan monogami dalam agama mereka lebih baik daripada konsep pernikahan monogami dan atau poligami dalam Islam.
Kita bisa bilang pada mereka sekarang bahwa poligami dalam Islam bukan lagi sebagai pilihan antara 2 pilihan tapi bisa saja sebagai salah satu solusi memberantas sekte seks bebas.
Bisa idjelaskan secara spesifik dan lebih detailkah? Locus dan tempus nya dimana & kapan tepatnya terjadi?