“Tuhan Baru” Bernama Seks Bebas

2
11570
TUHAN-SEX

Mengapa ada Free Sex

Ada empat catatan mengapa perilaku seks yang menyimpang atau dikenal dengan free sex ini tumbuh subur di sekitar kita.

Pertama, perhatian, pendidikan dan pembinaan di lingkungan keluarga (rumah tangga) yang sangat lemah. Dalam artian orang tua kurang atau tidak mengajarkan norma-norma yang ada termasuk masalah pergaulan bebas dan memberitahukan konsekuensi jika norma itu tidak diindahkan.

Pikiran orang tua “pokoknya kebutuhan” anak terpenuhi. Terserah anak berbuat apa yang dinilai “baik” oleh si anak.

Sedangkan si anak sendiri merasa dirinya sudah tidak diperhatikan lagi. Makanya dia akan mencari seseorang yang care padanya.

Apalagi kalau orang tua si anak sendiri sudah terlibat selingkuh, maka si anak dengan enteng akan mengatakan orang tua saya bisa (berbuat seks bebas) kenapa saya tidak?

Kedua, pengawasan moral sosial dalam masyarakat yang mulai pudar dan sudah mengarah pada cuek bebek.

Kalau zaman old sesuatu yang dianggap tabu, orang sangat sungkan untuk melakukannya. Tapi lambat laun dianggap biasa dan bahkan sekarang dijadikan trend zaman. Artinya, orang bukan merasa malu lagi untuk melakukannya tapi sudah menjadikan bagian dari kebutuhan dalam hidupnya. Astaghfirullah.

2 KOMENTAR

  1. Tulisan ini bagus untuk mematahkan opini sebagian christian yg mengatakan konsep pernikahan monogami dalam agama mereka lebih baik daripada konsep pernikahan monogami dan atau poligami dalam Islam.
    Kita bisa bilang pada mereka sekarang bahwa poligami dalam Islam bukan lagi sebagai pilihan antara 2 pilihan tapi bisa saja sebagai salah satu solusi memberantas sekte seks bebas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama