Unicef: Udara Beracun Ancam Otak dan Paru Bayi

0
40
kabut asap
Ilustrasi Kabut Asap (Foto: Istimewa)

LONDON, SERUJI.CO.ID – Sekitar 17 juta bayi di dunia tinggal di daerah dengan pencemaran udara enam kali lipat dari ambang batas disarankan dan perkembangan otak mereka terancam, kata Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Rabu (6/12) waktu setempat.

Sebagian besar dari bayi tersebut -lebih dari 12 juta- berada di Asia Selatan, kata kajian tentang anak-anak berusia kurang dari setahun, menggunakan citra satelit untuk melacak daerah terdampak paling parah.

“Pencemar tidak hanya membahayakan paru-paru, yang berkembang pada bayi, juga dapat secara tetap merusak otak mereka, yang sedang berkembang. Dengan demikian, masa depan mereka terancam,” kata direktur eksekutif UNICEF Anthony Lake.

Setiap pencemaran udara di atas ambang batas disarankan Organisasi Kesehatan Dunia dapat berbahaya bagi anak-anak dan ancaman tersebut berkembang seiring dengan pemburukan pencemaran, kata UNICEF.

Pencemaran udara terkait erat dengan asma, pneumonia, bronkitis dan infeksi pernafasan lainnya, menurut badan tersebut.

Temuan ilmiah tentang hubungannya dengan perkembangan otak masih belum dapat dipastikan, namun bukti yang berkembang pesat merupaka “alasan pasti untuk menjadi perhatian”, demikian Nicholas Rees dari UNICEF, penulis laporan tersebut.

Perkembangan otak dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak sangat penting untuk pembelajaran, pertumbuhan dan agar mereka “mampu melakukan segala sesuatu yang mereka inginkan dan cita-citakan dalam hidup”, katanya.

“Banyak fokus terus memastikan anak-anak memiliki pendidikan bermutu, tapi yang juga penting adalah perkembangan otak itu sendiri,” tambahnya. (Reuters/Ant/SU01)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Trump Pisahkan Anak dan Orangtua, Menlu Meksiko: Tindakan Tidak Manusiawi

MEKSIKO, SERUJI.CO.ID -  Menteri Luar Negeri Meksiko pada Selasa (19/6) menyebut pemisahan anak-anak dari orang tua pendatang di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko kejam dan tidak manusiawi...
Nu dukung Khofifah

Awasi Pencoblosan, Khofifah Tegaskan Akan Maksimalkan Tim Saksi

BLITAR, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan akan memaksimalkan tim saksi, mengawasi pelaksanaan pencoblosan dalam Pemilihan Gubernur Jatim 2018, yang akan...
Tjahjo Kumolo

Mendagri: Komjen Iriawan Memenuhi Syarat Jadi Pj Gubernur Jabar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Komjen Pol Iriawan memenuhi persyaratan untuk bertugas sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat menggantikan Aher yang...

Dua Penumpang KM Sinar Bangun Ditemukan Tewas

SAMOSIR, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan menemukan dua orang lagi penumpang KM Sinar Bangun, tewas akibat tenggelam di perairan Danau Toba, Tigaras, Kabupaten Simalungun, dan telah...

Polisi Tembak Kaki Empat Napi yang Kabur

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan Kepolisian Daerah Bali beserta jajaran Kepolisian Resor Kota Denpasar menembak kaki masing-masing empat tahanan yang nekat kabur dari rumah tahanan...