Unicef: Udara Beracun Ancam Otak dan Paru Bayi

0
9
kabut asap
Ilustrasi Kabut Asap (Foto: Istimewa)

LONDON, SERUJI.CO.ID – Sekitar 17 juta bayi di dunia tinggal di daerah dengan pencemaran udara enam kali lipat dari ambang batas disarankan dan perkembangan otak mereka terancam, kata Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Rabu (6/12) waktu setempat.

Sebagian besar dari bayi tersebut -lebih dari 12 juta- berada di Asia Selatan, kata kajian tentang anak-anak berusia kurang dari setahun, menggunakan citra satelit untuk melacak daerah terdampak paling parah.

“Pencemar tidak hanya membahayakan paru-paru, yang berkembang pada bayi, juga dapat secara tetap merusak otak mereka, yang sedang berkembang. Dengan demikian, masa depan mereka terancam,” kata direktur eksekutif UNICEF Anthony Lake.

Setiap pencemaran udara di atas ambang batas disarankan Organisasi Kesehatan Dunia dapat berbahaya bagi anak-anak dan ancaman tersebut berkembang seiring dengan pemburukan pencemaran, kata UNICEF.

Pencemaran udara terkait erat dengan asma, pneumonia, bronkitis dan infeksi pernafasan lainnya, menurut badan tersebut.

Temuan ilmiah tentang hubungannya dengan perkembangan otak masih belum dapat dipastikan, namun bukti yang berkembang pesat merupaka “alasan pasti untuk menjadi perhatian”, demikian Nicholas Rees dari UNICEF, penulis laporan tersebut.

Perkembangan otak dalam 1.000 hari pertama kehidupan anak sangat penting untuk pembelajaran, pertumbuhan dan agar mereka “mampu melakukan segala sesuatu yang mereka inginkan dan cita-citakan dalam hidup”, katanya.

“Banyak fokus terus memastikan anak-anak memiliki pendidikan bermutu, tapi yang juga penting adalah perkembangan otak itu sendiri,” tambahnya. (Reuters/Ant/SU01)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Cak Imin: Tahun 2018 Akan Banyak Terjadi Kejutan Politik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemberitaan mengenai pertarungan Pilpres 2019 diprediksi akan mendominasi pemberitaan di tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),...

BKAD Verifikasi Ulang Data Mahasiswa Penerima Beasiswa

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kupang, Nusa Teggara Timur (NTT) akan melakukan verifikasi ulang data para mahasiswa penerima...

Berdayakan Ummat, Bank Muamalat Gandeng Baznas

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - ‎PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan jaringan usaha mikro ritel Z-Mart di Stabat Ibu Kota...

KANAL WARGA TERBARU

tanda tanya

Tak Perlu Dijawab

Bukanlah hal mudah untuk memiliki sikap empati. Apalagi mau melangkahkan kaki menjadi simpati dan beraksi untuk membantu sesama. Ketika kita dalam perjalanan, dalam mobil mewah...
KH Luthfi Bashori

Sejak Dulu, Kaum Yahudi dan Nasrani Berusaha Mempengaruhi Umat Islam

Sy. Ibnu Abbas RA memaparkan bahwa Nu’man bin Qushay, Bahr bin Umar, Syasy bin ‘Adi suatu hari mendatangi Rasulullah SAW dan berbincang-bincang. Lalu beliau...
IMG-20170528-WA0002

Rasulullah saw Tidak Berpoligami

Poligami adalah ajaran islam. Seorang laki-laki boleh memiliki 4 orang istri dalam waktu yang sama. Kalau salah satu istri meninggal, atau diceraikan, si laki-laki...