Tim RSUD Dokter Moewardi Berhasil Angkat Tumor Ganas Tanpa Amputasi


SOLO, SERUJI.CO.ID – Tim dokter bedah dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi Solo berhasil mengangkat tumor di tulang belikat seorang pasien tanpa harus melakukan amputasi.

“Tumor ini termasuk besar dan menghabiskan tulang di bahu kiri pasien S. Setelah kami scan MRA, tumor ini kaya pembuluh darah dan terhubung dengan jantung,” kata Ketua tim dokter bedah dr. Rhyan Darma Saputra, SpOT di Solo, Kamis (12/10).

Ia mengatakan keberadaan tumor ganas sebetulnya sering ditemui. Meski demikian, tidak separah tumor ganas yang berada di tulang belikat tersebut.

Menurut dia, cara yang digunakan oleh tim dokter untuk mengangkat tumor tanpa melakukan amputasi tersebut adalah dengan “embolization pre-operative” atau membuat aliran darah tidak mengalir ke pusat tumor.

Ia mengatakan untuk proses operasi sendiri dilakukan selama tujuh jam.

Sebelum didiagnosa terkena tumor, pasien mulai merasakan nyeri di bagian bahu kiri sejak enam bulan lalu.

“Awalnya pasien menduga tumor itu hanyalah bisul tetapi dirinya baru sadar ketika lama kelamaan benjolan itu membesar,” katanya.

Sementara itu, setelah berhasil mengangkat tumor dari tubuh pasien, pihaknya akan melakukan penelitian lebih lanjut terkait jenis tumor tersebut.

“Penelitian untuk mengevaluasi jenis tumor ini, tujuannya untuk memastikan langkah perawatan seperti apa yang akan kami lakukan kepada pasien, apakah kemoterapi atau tindakan medis yang lain,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close