Polisi: Carminofein Lebih Berbahaya Dari Carnophen

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Kasat Narkoba Polres Balangan Iptu Suherman di Balangan, mengatakan obat Carminofein yang baru saja ditemukan peredarannya itu lebih berbahaya daripada Carnophen atau Zenith.

“Carminofein tergolong obat lama yang telah dicabut izin edarnya oleh BPOM, disinyalir jenis obat tersebut memiliki efek yang lebih bahaya dari Carnophen,” katanya, Sabtu (25/11).

Ia mengatakan, obat berbahaya jenis Carminofein itu tergolong obat lama namun baru beredar di wilayah Balangan.

Obat tersebut disita dari tangan seorang pengedar yang kini telah diamankan oleh pihak kepolisian setempat.

Terus dikatakannya, sejak Tahun 2013, Badan POM RI sudah membatalkan dan mencabut izin peredaran obat yang mengandung Carisoprodol atau Karisprodol.

“Kami akan terus melakukan razia terhadap peredaran obat tersebut karena memilik efek sedatif atau kecanduan,” ucapnya.

Kasat Narkoba terus mengatakan, Carminofein jika dikonsumsi berlebihan dalam dosis tertentu bisa menimbulkan efek memabukan.

Selanjutnya juga bisa menyebabkan ketidaksadaran, menimbulkan perasaan senang yang berlebihan bagi pemakainya (Euphoria) seperti halnya yang ditemukan dalam penggunaan Narkoba.

Selain itu, ujarnya, obat yang mengandung Karisprodol itu bila dikonsumsi bisa berakibat pada kerusakan ginjal.

Bukan itu saja, efek obat ilegal dan sejenisnya tersebut, mampu mempengaruhi sistem syaraf dan berakibat fatal nantinya pada organ tubuh, seperti ginjal, liver, dan organ yang lainnya, jika terus menerus digunakan dapat menyebabkan gagal pernafasan dan over dosis serta berujung pada kematian. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ahmad Dhani The Warrior

Jika John Lennon mampu menciptakan "protest song" seperti "Give peace a chance" atau "imagine", tanpa penderitaan di penjara, maka Dhani akan mampu lebih hebat dari Lennon. Maksudnya, dia selain penggubah lagu/syair dan penyanyi, akan sekaligus menjadi sang pejuang. Ahmad Dhani The Warrior.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi