Penderita HIV Berhasil Disembuhkan Lewat Terobosan Baru Pengobatan

0
2872
  • 7
    Shares
HIV, aids
Seorang apoteker mengatur pembagian obat HIV (Foto: AFP/Getty Images)

LONDON – Seorang pria Inggris, 44 tahun, mungkin telah menjadi orang pertama di dunia yang disembuhkan dari terjangkitnya virus HIV.

Dilaporkan dalam laman Independent, pengujian menunjukkan bahwa virus tersebut telah menjadi tidak terdeteksi dalam darah orang HIV-positif sebelumnya, setelah diobati dengan perintisan terapi baru yang dirancang untuk membasmi virus tersebut.

Meski penguji telah mengingatkan bahwa masih terlalu dini untuk mengetahui apakah pengobatan tersebut benar-benar berhasil, namun ia mengatakan bahwa pria tersebut, seorang pekerja sosial, terdapat tanda-tanda kemajuan yang luar biasa.

Pasien tersebut adalah orang pertama dari 50 orang yang menyelesaikan percobaan perawatan yang dilakukan dalam dua metode yaitu untuk ‘tendang’ dan ‘bunuh’ virus HIV.

Terapi baru ini disebut unik karena mampu melacak dan menghancurkan HIV di setiap bagian tubuh -termasuk di sel-sel yang tidak aktif yang menghindari perawatan tersebut.

“Ini salah satu upaya serius pertama untuk pengobatan lengkap terhadap penderita HIV,” kata Mark Samuels dari Institut Riset Kesehatan Nasional Inggris mengatakan kepada The Sunday Times.

“Ini tantangan besar dan masih terlalu dini, tapi kemajuannya luar biasa,” imbuhnya.

Uji coba klinis, yang dibiayai oleh NHS, merupakan hasil kolaborasi antara dokter dan ilmuwan di universitas Oxford, Cambridge, Imperial College London, University College London dan King’s College London.

Pria yang namanya dirahasiakan tersebut, mengatakan bahwa dia berpartisipasi dalam percobaan untuk membantu orang lain yang menderita penyakit ini.

HIV, yang merupakan singkatan dari “human immunodeficiency virus”, terutama ditularkan melalui tindakan seksual atau akibat dengan menggunakan jarum yang terinfeksi. Virus ini melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang dengan menghancurkan sel T yang sangat penting untuk melawan penyakit dan infeksi.

Saat ini terdapat sekitar 36,7 juta orang hidup dengan HIV di seluruh dunia, menurut Centers for Disease Control and Prevention AS. Meski terapi antiretroviral menargetkan dan menekan sel yang terinfeksi aktif, namun mereka membiarkan jutaan sel T yang terinfeksi aktif terbaring menunggu di seluruh tubuh. Ini berarti perawatan yang ada sekarang bisa mengendalikan HIV, namun tidak menyembuhkan penyakitnya.

Dengan adanya pengobatan baru ini akan menekan infeksi dan membunuh reservoir sel yang tidak aktif, demikian The Sunday Times melaporkan.

Sarah Fidler, seorang konsultan dokter dan profesor di Imperial College London, mengatakan bahwa tes medis terhadap terapi yang merupakan terobosan baru ini berpotensi akan berlanjut selama lima tahun ke depan.

“Terapi dengan metode ini telah menunjukkan hasil di laboratorium dan ada bukti bagus bahwa terapi ini juga akan bekerja dengan baik pada manusia,” kata Fidler. “Tapi masih butuh waktu panjang untuk benar-benar memastikan bahwa terapi ini bekerja sesuai harapan.” (RoryA/IwanY)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU