Penderita HIV/AIDS di Riau Capai 4.400 Orang

0
45
HIV positif
Ilustrasi HIV positif

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat jumlah warga setempat yang mengidap penyakit HIV dan AIDS dalam kurun waktu 10 tahun mencapai 4.400 jiwa.

“Dalam 10 tahun penderita HIV/Aids Riau terakumulasi 4.400 jiwa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir usai aksi turun kejalan membagikan bunga dan menempel stiker “Saya Berani, Saya Sehat” sempena hari HIV/AIDS se-dunia di Pekanbaru, Jumat (1/12).

Mimi menjelaskan jumlah tersebut memang tidak merata terdata di tiap tahunnya, yang pasti dipencatatan lima tahun pertama trend kasusnya meningkat. Namun seiring waktu memasuki lima tahun kedua menurun.

“Bahkan tiga tahun terakhir ini kasus HIV/AIDS di Riau angkanya turun, ” ujar Mimi.

Mimi membandingkan angka temuan HIV/AIDS di 2016 jumlahnya ada 572 penderita, namun hingga Oktober 2017 baru ada 280 kasus.

“Ini artinya ada penurunan hampir separohnya,” imbuh dia.

Penurunan jumlah kasus ini sebut Mimi bisa oleh dua faktor, pertama memang benar penderitanya yang menurun artinya warga mulai sadar dan menjaga perbuatan yang menyebabkan tertular HIV/AIDS.

Kedua bisa karena masyarakat yang mulai enggan memeriksakan diri ke klinik Voluntary Counseling and Testing atau konsel AIDS dan test (VCT) sehingga tidak terjaring atau terdatanya penderita baru.

“Kita tidak menampik orang belakangan makin enggan memeriksakan diri ke klinik VCT karena adanya stikma di masyarakat bahwa HIV/Aids itu penyakit kutukan yang tidak bisa di sembuhkan, ” tutur Mimi.

Padahal pendapat itu salah karena walau virus HIV/Aids tidak dapat dimusnahkan dari tubuh penderita, namun dengan obat-obatan yang tersedia kini bisa ditekan pertumbuhannya. Apalagi jika rutin dikonsumsi seumur hidup oleh penderita usianya justru bisa lebih panjang dan tetap mampu beraktifitas seperti orang normal.

“Pemahaman inilah yang terus perlu disosialisasikan ke masyarakat bahwa penderita HIV/Aids bisa hidup normal, dan orangnya tidak perlu dikucilkan dan ditakuti,” tutur Mimi.

Ia menambahkan selama ini upaya Diskes memberikan penyuluhan edukasi bahwa HIV/AIDS itu sama dengan penyakit lainnya, terus dilakukan hingga pelosok kabupaten/kota.

“Fasilitas layanan pemeriksaan dan obat juga kita siapkan klinik VCT yang tersedia di semua Rumah Sakit kabupaten/kota. Bahkan di Pekanbaru hampir semua Puskesmas melayani, ” tegasnya.

Selain juga sambung dia menambahkan Diskes bekerjasama dengan stakeholder terkait seperti Dinas Sosial dan Satpol PP mendatangi beberapa pusat kegiatan khusus atau kunci yang menjadi lokasi berjangkitnya HIV/AIDS seperti tempat hiburan malam, panti pijat dan sebagainya untuk pemeriksaan sekaligus penyuluhan. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Penjahat ditangkap

WN Inggris Bawa Ratusan Psikotropika Ditindak Tegas Bea Cukai Bali

KUTA, SERUJI.CO.ID - Warga asal Inggris berinisial ASH (48) yang kedapatan membawa 655 tablet kuning psikotropika golongan IV yang mengandung diazepam dilakukan penindakan tegas oleh...

Departemen Keuangan AS Kritik Keras Aksi Non Pasar China

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID - Pejabat tinggi Departemen Keuangan Amerika Serikat, Rabu (21/2), menyampaikan kritik atas kebijakan ekonomi China yang dituduh "berperilaku non-pasar" serta mengatakan bahwa AS...
banjir

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Desa di Bojonegoro

BOJONEGORO, SERUJI.CO.ID - Sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu, Dander, Bubulan, dan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diterjang banjir bandang dengan ketinggian air berkisar 0,5-1 meter...

Ganjar Pranowo Kunjungi Korban Banjir Demak

DEMAK, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi para korban banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Kamis (22/2). Calon gubernur yang berpasangan...
Penjahat ditangkap

Sembunyikan Sabu Dalam Pembalut, Penumpang Pesawat Diamankan

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - EW (41), perempuan penumpang pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur-Semarang, Jawa Tengah, ditangkap saat diketahui berusaha menyelundupkan 538 gram narkotika jenis sabu-sabu...
loading...
IMG_20180221_224758_367

Apa yang Kau Cari, Fahri Hamzah?

Fahri Hamzah, politisi paling populer tahun-tahun ini. Anggota DPR dari fraksi PKS ini sangat kritis terhadap segala hal yang dianggapnya tidak benar dalam penyelenggaraan...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...