Mikul Dhuwur Mendhem Jero

Nikotin, Dopamin, dan Pecandu Rokok

2
123

Sukoharjo, Seruji.com – Apa sih enaknya menghisap asap rokok? Seandainya asap tersebut adalah asap hasil pembakaran kertas apakah ada orang yang mau menghisapnya? Apa yang menyebabkan pecandu rokok terlihat begitu nikmat dengan hisapan demi hisapan asap rokok? Kenapa pecandu rokok rela mengeluarkan uang demi hisapan tersebut, rela mulutnya berbau rokok? Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang menggelitik pikiran kritis lainnya.

Apakah pertanyaan tersebut cukup dijawab karena mereka suka. Kalau jawabannya karena mereka suka kenapa orang yang suka makan steak misalnya akan merasa bosan jika setiap hari makan steak? Akan tetapi tidak demikian pada pecandu rokok, mereka akan selalu ingin merokok meskipun sudah menghisap sampai 20 batang perhari. Belum pernah kita mendengar orang berhenti merokok karena sudah bosan merokok. Yang sering terjadi adalah orang berhenti merokok karena sudah menderita penyakit akibat kebiasaannya itu, contoh penyakit jantung koroner. Meskipun banyak juga yang berhenti merokok karena faktor niat yang kuat ingin berhenti.

Jawaban tepat dari berbagai pertanyaan diatas adalah KECANDUAN. Yang dalam bahasa medis disebut adiksi. Nikotin merupakan zat yang mempunyai efek adiktif. Mekanisme kerjanya adalah sebagai berikut: asap rokok yang mengandung nikotin dalam waktu 7-10 detik akan masuk ke susunan syaraf pusat kemudian otak akan memproduksi dopamin lebih dari biasanya karena rangsangan dari nikotin tersebut, kemudian dopamin masuk kedalam sistem limbik sehingga menimbulkan sensasi kenikmatan. Dopamin hanya bertahan didalam sistem limbik selama 40 menit, sehingga pada menit berikutnya muncul perasaan ingin merokok lagi.

Dopamin merupakan neurotransmitter, yaitu zat yang menyampaikan pesan dari satu sel syaraf ke sel syaraf yang lain. Sebenarnya dopamin secara fisiologis sudah diproduksi tubuh secara otomatis tanpa harus dirangsang dengan nikotin. Pada bukan pecandu rokok jumlah dopamin yang diproduksi disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Sedangkan pada pecandu rokok karena dopamin dikeluarkan lebih dari kebutuhan, maka tubuh akan melakukan mekanisme keseimbangan dengan cara produksi reguler dikurangi bahkan dihentikan, sehingga dopamin diproduksi hanya pada saat ada rangsangan nikotin. Seandainya tubuh tidak melakukan mekanisme keseimbangan maka produksi dopamin bisa berlebihan pada pecandu rokok, dan bila ini terjadi maka pecandu rokok akan mempunyai gejala seperti penderita skizophrenia (orang gila).

Rokok elektrik meskipun tidak ada tembakau yang terbakar, tetapi isinya adalah nikotin, sehingga rokok elektrikpun bisa mengakibatkan kecanduan bagi penghisapnya.

Kecanduan bukanlah masalah sepele dalam dunia kedokteran modern, kecanduan merupakan hal yang masih sulit ditangani oleh petugas medis. Butuh niat kuat dari pecandu untuk berhenti dari kebiasaannya, tanpa itu dokter tidak bisa berbuat banyak untuk menyembuhkan kecanduannya. Kecanduan rokok bisa menimpa siapapun dan profesi apapun, bahkan banyak dokter yang jadi pecandu rokok, padahal secara moral seharusnya profesi tersebut bertanggungjawab untuk mempromosikan bahaya merokok. Kecanduan rokok bisa juga terjadi pada semua umur termasuk balita.

Apakah sudah tidak ada jalan keluar bagi pecandu rokok untuk sembuh? Jawabannya tergantung pada NIAT ANDA. Anda bisa berhenti sendiri tanpa bantuan dokter, walaupun beberapa kasus yang pecandu berat butuh kerjasama dengan dokter.

Berikut beberapa alternatif cara melepaskan diri dari kecanduan rokok: alternatif pertama dengan cara berhenti seketika, tidak merokok lagi mulai sekarang. Untuk kebanyakan orang cara ini yang paling berhasil, akan tetapi bagi perokok berat dibutuhkan bantuan dokter untuk mengatasi efek ketagihannya (misalnya gelisah, apatis, sedih). Alternatif kedua dengan cara menunda saat menghisap rokok pertama, misal hari pertama mulai merokok jam 07.00, kemudian hari kedua mulai merokok jam 08.00, dan seterusnya pada hari berikutnya ditunda mulai merokoknya, cara ini harus disertai target kapan waktunya berhenti total. Alternatif ketiga dengan cara mengurangi jumlah rokok yang dihisap, misal biasa merokok 20 batang perhari dibuat target dalam 7 hari harus berhenti maka jumlah rokok yang dihisap dikurangi 3 batang setiap harinya.

Efek yang ditimbulkan apabila pecandu rokok berhenti merokok adalah perasaan gelisah, tidak nyaman, dan perasaan depresi lainnya, hal ini dikarenakan produksi dopamin alami oleh tubuh sudah lama berkurang atau bahkan terhenti, sehingga pada awal berhenti merokok dopamin dalam tubuh berkurang dari normal. Akan tetapi jangan khawatir karena mekanisme keseimbangan tubuh akan bekerja lagi, apabila produksi dopamin berkurang maka seiring waktu otak akan memproduksi dopamin lagi secara alami tanpa harus dirangsang dengan nikotin. Kesabaran dan dukungan lingkungan diawal proses berhenti merokok ini sangat penting, ada baiknya ambil libur kerja, jangan berinteraksi dengan perokok untuk sementara waktu sampai perasaan depresi akibat berhenti merokok sudah hilang. Keluarga dan orang-orang terdekat harus memberikan dukungan dengan curahan kasih sayangnya.

Sekarang pilihan ada ditangan anda ingin jadi budak nikotin atau ingin jadi manusia merdeka. Saya yakin Anda adalah pemilih yang cerdas. (ES).

Penulis: dr. Endang Sulistiyowati, kontributor Seruji Jateng.

BAGIKAN
loading...

2 KOMENTAR

  1. agak kesulitan bu dokter klo mau berhenti merokok hrs di kurangi dikit2 gitu..krn tambah di kurangi tambah nikmat itu rokok..mending klo mo berhenti merokok sekaligus aj..agak frontal gitu sekalian yg ngerasain efeknya ,pengalaman pribadi aja seh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya dari Myanmar

JENEWA, SERUJI.CO.ID - Badan pengungsi PBB pada Senin (25/9) menyerukan peningkatan dukungan buat sebanyak 436.000 pengungsi Rohingya yang menyelamatkan diri dari Myanmar ke Bangladesh...
#savepartaigolkar

DPP Terindikasi Lakukan Politik Transaksional, Kader Golkar Jabar Kumpulkan Koin

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ribuan kader Golongan Karya se-Jawa Barat melakukan aksi pengumpulan koin sebagai bentuk sindiran terhadap DPP Partai Golkar yang terindikasi melakukan politik...

Politisi PKS: Soliditas PKS-Gerindra Harus Dijaga

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haris Yuliana menyatakan soliditas antara PKS dengan Gerindra harus dijaga dengan baik untuk bersama-sama membangun politik...

Pemerintah Sebut Investasi Dana Haji Tingkatkan Nilai Manfaat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Nizar Ali menyampaikan dana haji berpotensi meningkat nilai manfaatnya bila diinvestasikan. "Peningkatan nilai manfaat...
miras

Bupati Kaget Ada 1.379 Lokasi Pedagang Miras di Wilayahnya

GORONTALO, SERUJI.CO.ID - Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin kaget dengan menyebarnya pedagang minuman keras/beralkohol hingga tercatat sebanyak 1.379 lokasi di wilayahnya. Oleh karenanya, ia...
bps

Peringati Hari Statistik Nasional, BPS Serukan Pembangunan Berlandaskan Data

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Secara nasional, tanggal 26 September diperingati sebagai Hari Statistik Nasional (HSN). Dalam peringatan HSN 2017 tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS)...