Dibanding Sistem 3M, Fogging Dinilai Tak Efektif Berantas DBD

0
39
nyamuk demam berdarah
Petugas melakukan fogging (pengasapan) guna memberantas nyamuk demam berdarah (ilustrasi).

TARAKAN, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Tarakan, Kalimantan Utara menilai program “fogging” atau pengasapan tidak efektif memberantas penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tarakan Witoyo lewat telepon, Kamis (12/10), penurunan kasus DBD itu terjadi karena program 3M (menutup, menguras dan mendaur ulang) plus yang dilakukannya.

Ia menegaskan, pemberdayaan masyarakat dan sosialisasi sistem 3M selama ini dianggap paling efektif dibandingkan dengan “fogging” atau pengasapan.

Menurut Witoyo, pengasapan mengandung zat kimia, sehingga pelaksanannya tidak bisa sembarangan atau harus terjadwal. “Fogging” hanya dapat dilakukan apabila ditemukan kasus penularan penyakit DBD.

Penurunan kasus DBD tersebut tidak terlepas dari kesadaran masyarakat di daerah itu untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal masing-masing menggunakan 3M tersebut.

Hanya saja, dia tidak menyebutkan angka penurunan dimaksudkan dengan perbandingan tahun 2016 ke bawah. Witoyo lebih banyak mengupas soal “fogging” yang dianggap tidak efektif itu.

“Penggunaan fogging tidak bisa dilakukan tanpa ada laporan kasus DBD. Karena fogging atau pengasapan ini hanya dilakukan apabila terjadi penularan,” kata dia lagi.

Langkah lainnya yang dilakukan menurunkan kasus DBD di daerahnya, Witoyo menyebutkan, akan mendistribusikan cairan Bacilus Thuringiensis Israelensis (BTI) yang bertujuan membunuh jentik nyamuk.

Cairan ini juga dinilai sangat tepat memberantas nyamuk dengan membunuh jentiknya sehingga manusia aman. Pendistribusian BTI ini akan dilakukan pada Oktober 2017 dengan fokus pada wilayah yang belum terjangkau air PDAM. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...