Cegah Penularan Batuk dengan Etika Batuk

Semarang, Seruji.com– Batuk merupakan salah satu gejala dari berbagai macam penyakit, baik itu penyakit ringan yang bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan misal influenza, sampai dengan penyakit berat misal TBC. TBC bisa dikategorikan penyakit berat karena apabila tidak diobati bisa menimbulkan kematian.

Batuk bisa terjadi karena saluran pernafasan sedang melakukan perlawanan terhadap virus, kuman ataupun benda asing lainnya yang sedang berada di saluran pernafasan. Batuk adalah usaha pertahanan tubuh untuk mengeluarkan zat-zat tersebut dari saluran pernafasan.

 

Maka ketika seseorang sedang batuk otomatis udara yang disemprotkan oleh pelaku batuk mengandung zat-zat tersebut, misal seseorang sedang mengidap influenza maka udara yang dikeluarkan mengandung virus influenza, misal pelaku batuk sedang mengidap TBC maka udara yang dikeluarkan mengandung kuman Mycobacterium Tuberculosis. Udara yang dikeluarkan yang sudah mengandung sumber penyakit tersebut berpotensi dihirup oleh orang lain yang berada disekelilingnya sehingga bisa tertular.

 

Nah disinilah perlu ada etika pada pelaku batuk maupun bersin agar orang lain yang bisa jadi itu adalah orang-orang yang dicintai yang sedang berada disekitarnya tidak tertular. Apa itu etika batuk ? adalah suatu perilaku pada saat batuk agar udara yang disemprotkan oleh pelaku batuk tidak tersemprot ke udara bebas.  Bagaimana caranya? Bila Anda merasa akan batuk atau bersin,segeralah berpaling dari orang-orang disekitar anda kemudian tutuplah hidung dan mulut anda dengan menggunakan tissue bisa juga dengan menutup mulut dan hidung dengan lengan anda. Segera buang tissue yang sudah terpakai ke dalam tempat sampah lalu cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Atau gunakan masker yang menutup mulut dan hidung anda.

 

Kebiasaan yang sering terlihat dimasyarakat apabila sedang batuk adalah menutup mulut dengan tangan terkepal. Kebiasaan ini keliru karena disamping hidung masih belum tertutup, kuman akan menempel ditelapak ataupun punggung telapak tangan. Padahal telapak tangan sering digunakan untuk memegang, salaman dan aktivitas lainnya sehingga benda yang dipegang bisa terkontaminasi kuman.

 

Virus maupun kuman penyakit adalah musuh kita bersama untuk kita lawan dan matikan, bukan untuk dibagi-bagi.

 

Catatan : tidak semua penyakit influenza bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan, karena berbagai faktor ada juga yang harus diobati. TBC merupakan penyakit yang bisa disembuhkan apabila diobati dengan cara yang benar dan tidak terlambat datang ke dokter, apabila tidak diobati dengan cara yang benar maka bisa menimbulkan kematian. (dr. Endang Sulistiyowati/KSMB Jateng)

 

Keterangan gambar : etika batuk dengan cara menutup mulut dan hidung menggunakan lengan.  (foto Endang S))

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

Video Detik-Detik Wiranto Diserang dan Ditusuk Orang Tak Dikenal

Mantan Panglima TNI tersebut, mengalami dua luka tusuk di bagian perutnya, dan langsung mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang untuk kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.