close

Belum Banyak Diketahui, Begini Sebenarnya Menyeduh Teh Yang Benar

Khasiat teh akan hilang jika proses menyeduhnya salah. Perhatikan hal-hal ini agar minuman teh lebih berkualitas.

SERUJI.CO.ID – Teh menjadi minuman kedua yang dinikmati orang setelah air mineral. Selain untuk melegakan dahaga, teh juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Sayang selama ini beberapa orang cenderung salah saat proses menyeduh. Proses yang salah ini dikhawatirkan dapat merusak kandungan baik pada teh.

1
Perhatikan Takaran

Ilustrasi.

Apabila anda lebih suka menyajikan teh dengan menyeduh daun teh, ada baiknya anda memperhatikan takaran penyajian. Normalnya, satu sendok daun teh dikonsumsi untuk satu orang.

Fenomena yang terjadi selama ini biasanya orang cenderung memasukan 1 hingga 2 sendok daun teh dan diseduh dalam sebuah wadah, kemudian menyajikan untuk 5 hingga 7 orang.

Takaran daun teh yang terlalu sedikit justru akan menghilangkan citra rasa khas dari teh. Sedangkan takaran yang terlalu banyak juga membuat teh terasa lebih pahit.

2
Penggunaan Kantong Teh

Kantong teh.

Jangan langsung membuang kantong teh yang baru sekali seduh. Dalam satu kantong teh sebenarnya dapat digunakan untuk 2 hingga 3 kali seduh. Setelah itu baru boleh dibuang. Jangan sampai terjadi seduhan ke-4 karena kadar teh nya sudah berkurang.

3
Perhatikan Temperatur Air

Teh panas.

Pada dasarnya teh memiliki beberapa jenis menurut kategori warna. Ada teh putih, teh hijau dan teh hitam. Untuk menyeduh masing-masing jenis teh perlu perlakuan berbeda, terutama dari suhu air.

Teh putih akan lebih nikmat diminum dengan suhu air 65°-75° C saat menyeduh. Sedangkan teh hijau membutuhkan suhu sedikit lebih panas yakni 75°-85° C. Teh hitam merupakan jenis teh yang memerlukan suhu tinggi dalam proses menyeduh yakni berkisar antara 85°-95° C.

(Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERPOPULER

TERBARU

Whatsapp Hentikan Dukungan Pada Beberapa OS, Simak Apakah Termasuk Milik Anda

WhatsApp mengumumkan akan menghentikan dukungan mereka untuk beberapa sistem operasi lama mulai Februari 2020, sehingga sejumlah fitur secara bertahap tidak bisa diakses lagi.

Samuel Wattimena: Kain Tenun Khas Bima Disukai Turis Mancanegara

Desainer yang pernah bersama wartawan SERUJI dipercaya jadi juri Festival Film Usmar Ismail di Jakarta ini menuturkan bahwa Menteri Pariwisata Arief Yahya meminta ia terus mempromosikan tenun Bima.

Semarakan HUT Kota Kendari di Bulan Mei, Nissa Sabyan Akan Hibur Para Penggemar

Dihubungi SERUJI pertelepon, Rabu (10/4) pagi, gadis kelahiran Lumajang, Jatim, 19 tahun silam ini mengaku banyak sohib di Sulawesi Tenggara, khususnya di kawasan Kota Kendari.

Dari 2015 Terus Naik Peringkat, Indonesia Ditetapkan Sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019

Indonesia tercatat mengalami peningkatan secara berjenjang dari ranking 6 di tahun 2015, ranking 4 di tahun 2016, ranking 3 di tahun 2017, ranking 2 di ranking 2018, akhirnya Indonesia menduduki peringkat 1 GMTI di tahun 2019.

DC Segera Buat Sekuel ‘Shazam!’

'Shazam!' cukup mendapat pujian karena ceritanya yang ringan dan menyentuh hati penonton yang lebih muda.

Dua Ekor Gajah TSI Cisarua Hibur Pengunjung ‘Bogor Fest 2019’

TSI menurunkan gajah untuk pengalungan bunga kepada bupati dan duta besar