12 Bakteri Mematikan Versi WHO

2
108
Acinetobacter baumannii; dapat menyebabkan infeksi nosokomial (infeksi pada manusia yang justru didapat dari rumah sakit). Bakteri ini mampu melekat pada sel epitelial manusia, dan tahan antibiotik. (image; courtesy to Janet Carr via Wikipedia)

JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk pertama kalinya menerbitkan daftar ‘patogen prioritas’ yakni bakteri-bakteri penyebab penyakit yang sudah kebal pada anti-biotik. Katalog ini berupa 12 keluarga bakteri yang menimbulkan ancaman terbesar bagi kesehatan manusia.

Dalam siaran pers Senin (27/2), WHO menyatakan daftar itu disusun untuk membimbing dan meningkatkan penelitian dan pengembangan (R & D) bagi antibiotik baru. Ini bagian dari upaya WHO mengatasi meningkatnya resistensi global terhadap obat antimikroba.

Daftar ini menyoroti khususnya ancaman bakteri gram negatif yang resisten terhadap antibiotik. Bakteri ini memiliki kemampuan menemukan cara-cara baru untuk melawan obat. Bahkan mereka dapat menyampaikan materi genetik yang memungkinkan bakteri lain menjadi resisten juga terhadap obat itu.

“Daftar ini adalah alat baru demi kebutuhan kesehatan masyarakat yang mendesak,” kata Dr Marie-Paule Kieny, Asisten Dirjen Sistem Kesehatan dan Inovasi di WHO. “Resistensi terhadap antibiotik semakin berkembang, dan kita cepat kehabisan pilihan pengobatan. Jika membiarkan hanya pada kekuatan pasar, antibiotik baru yang sangat mendesak kita butuhkan itu tidak akan segera dikembangkan dalam waktu dekat. WHO harus ambil tindakan.”

Daftar WHO ini dibagi menjadi tiga kategori sesuai dengan mendesaknya kebutuhan akan antibiotik baru. Berikut ini daftarnya;

Prioritas 1: KRITIS

  • Acinetobacter baumannii; resisten terhadap carbapenem
  • Pseudomonas aeruginosa, resisten terhadap carbapenem
  • Enterobacteriaceae, resisten terhadap carbapenem, bisa memproduksi ESBL

Prioritas 2: TINGGI

  • Enterococcus faecium, resisten terhadap vankomisin
  • Staphylococcus aureus, resisten terhadap methicillin, resisten dan biasa terhadap vancomycin
  • Helicobacter pylori, resisten terhadap klaritromisin
  • Campylobacter spp., resisten terhadap fluorokuinolon
  • Salmonela, fluorokuinolon tahan
  • Neisseria gonorrhoeae, resisten terhadap cephalosporin, resisten terhadap fluorokuinolon

Prioritas 3: MEDIUM

  • Streptococcus pneumoniae, non-rentan terhadap penisilin
  • Haemophilus influenzae, resisten terhadap ampisilin
  • Shigella spp., resisten terhadap Fluorokuinolon

EDITOR: Omar Ballaz

loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...